Sejarah Pempek Kapal Selam Filosofi Proses Pembuatan yang Unik
Pempek kapal selam, kuliner khas Palembang dengan proses memasak unik, diisi telur utuh, dan populer di setiap waktu. Nikmati citarasa tradisionalnya! Foto:Ist/Sumateraekspres.id--
2. Ukuran: Pempek kapal selam lebih besar dibandingkan dengan pempek lainnya, seperti pempek lenjer atau pempek adaan.
3. Proses Memasak: Pempek kapal selam dimasak dengan cara direbus terlebih dahulu hingga matang, kemudian digoreng sebelum disajikan. Ini berbeda dengan beberapa jenis pempek lain yang hanya digoreng.
4. Bentuk: Pempek kapal selam memiliki bentuk bulat dengan bagian tengah yang lebih tebal, dirancang khusus untuk menampung telur di dalamnya.
BACA JUGA:Pendaftaran Seleksi Administrasi PPG 2024 Dibuka Hingga 20 Desember
BACA JUGA: Jangan Anggap Remeh! Ternyata Brotowali Bisa Menyembuhkan 10 Penyakit Ini, Simak Manfaatnya!
Menurut Irwan (31), seorang warga di Jl. Merdeka, pempek kapal selam adalah pilihan yang sering dikonsumsinya, terutama ketika ia merasa malas makan nasi.
"Biasanya, dalam seminggu saya bisa makan pempek kapal selam 2-3 kali, terutama saat cuaca dingin. Yang paling enak itu makan pempek kapal selam di malam hari, ditambah ebi atau udang kering serta timun.
Selain menambah citarasa, rasanya juga lebih segar," ujarnya saat berbincang dengan Sumatera Ekspres.id, Senin (2/12).
BACA JUGA:Perusahaan dengan Gaji Tertinggi di Indonesia Mendorong Kompetisi dan Kesejahteraan Karyawan
Dengan segala keunikan dan sejarah panjangnya, pempek kapal selam tetap menjadi salah satu hidangan yang dicintai oleh masyarakat Palembang dan menjadi simbol dari kekayaan kuliner daerah tersebut.