https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Fenomena Gadai SK DPRD: Pinjaman Bank Mencapai Rp 2 Miliar, Benarkah?

Ilustrasi Fenomena gadai SK anggota DPRD ke bank-Foto: Ist-

SUMATERAEKSPRES.ID - Keputusan yang mengejutkan datang dari kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), di mana Surat Keputusan (SK) para anggota ternyata memiliki nilai yang sangat tinggi.

Bukan sekadar dokumen administratif, SK tersebut ternyata bisa dijadikan jaminan untuk pengajuan pinjaman ke bank dengan nilai fantastis, yakni mencapai Rp 1-2 miliar.

Tingginya nilai SK tersebut dimanfaatkan oleh para wakil rakyat yang saat ini sedang menjabat. Mereka ramai-ramai menggadaikan SK tersebut ke berbagai bank. 

Fenomena ini bukanlah hal baru, karena hampir semua anggota dewan menjadikan SK mereka sebagai jaminan pinjaman. 

BACA JUGA:Tabel Simulasi Pinjaman BSI untuk PNS dan PPPK Modal Gadai SK, Bisa Cair Ratusan Juta!

BACA JUGA:Inilah Tabel Pinjaman Bagi PNS dan PPPK di Bank BSI, Gadai SK Bisa Cair Rp1,5 Miliar, Angsuran Rendah!

Dana yang didapatkan dari pinjaman tersebut tidak jarang digunakan untuk melunasi utang, terutama yang timbul selama masa kampanye.

Tidak bisa dipungkiri, biaya kampanye yang dikeluarkan oleh para anggota dewan untuk mempromosikan diri cukup tinggi. 

Biaya tersebut bisa mencapai ratusan juta hingga lebih dari Rp 1 miliar. 

Beban finansial ini membuat banyak anggota dewan merasa perlu mencari sumber dana tambahan untuk menutupi kebutuhan pasca kampanye, dan SK menjadi salah satu solusi yang paling mudah.

BACA JUGA:4 Bank Tempat Gadai SK Terbaik Bagi Guru PPPK, Pinjaman Capai Ratusan Juta, Bunga Kredit Rendah

BACA JUGA:Bank BNI Buka Pinjaman Khusus PPPK, Cuma Gadai SK, Dapat Dana 100 Juta, Cek Persyaratannya

Bank memberikan pinjaman berdasarkan besaran gaji dan tunjangan yang diterima oleh anggota dewan. 

Besaran pinjaman ini biasanya mencapai Rp 30 juta per bulan, yang dihitung dari pendapatan representatif dewan, tunjangan perumahan, tunjangan komunikasi, dan tunjangan lainnya. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan