
- Pengembangan talenta dan prestasi, termasuk lomba nasional dan internasional
- Akreditasi satuan pendidikan
- Pembiayaan untuk reformasi birokrasi dan tata kelola kementerian
- Asesmen nasional dan asesmen skala internasional PISA
- Bantuan sarana prasarana
- Bantuan SMK-PK
BACA JUGA:Tarik Saldo DANA Hingga Rp400.000 dengan Menonton Video YouTube! Begini Caranya!
Namun, Suharti menegaskan bahwa berbagai kegiatan seperti bimbingan teknis (bimtek), sosialisasi, peningkatan kapasitas, serta monitoring dan evaluasi (monev) harus dipangkas drastis. Perjalanan dinas pun dibatasi hingga kurang dari 50%.
3. Efisiensi Operasional dan Pengawasan
Program yang mendukung operasional kantor dan pengembangan kurikulum serta pembelajaran juga mengalami pengurangan anggaran.
Program terkait kecerdasan artifisial, pembelajaran mendalam (deep learning), serta kurikulum berbasis koding tidak bisa dilaksanakan secara optimal.
Lebih lanjut, pengawasan internal terhadap program nasional dan kementerian juga tidak berjalan secara maksimal akibat terbatasnya anggaran yang ada.
BACA JUGA:Tarik Saldo DANA Hingga Rp400.000 dengan Menonton Video YouTube! Begini Caranya!
4. Pengurangan Sasaran Bantuan Pemerintah
Sasaran bantuan pemerintah juga terpaksa dikurangi, mengingat pagu anggaran yang tersedia semakin terbatas.
Selain itu, penyusunan kajian, model pembelajaran, dan sistem perbukuan juga tidak mencapai sasaran yang semula direncanakan.