Sebuah Temuan Terbaru. Duduk Terlalu Lama Menyebabkan Risiko Kematian Dini yang Mengejutkan

Senin 16 Sep 2024 - 17:16 WIB
Reporter : Irwansyah
Editor : Irwansyah

BACA JUGA:Teriakan Kemenangan Menggema di HUT Demokrat ke-23: Muchendi-Supriyanto Disambut Antusias di OKI

Bahkan berjalan 4.000 hingga 4.500 langkah sehari sudah memberikan manfaat kesehatan yang signifikan.

Matthew Ahmadi dari Charles Perkins Centre menggarisbawahi bahwa meskipun meningkatkan jumlah langkah harian bermanfaat, hal itu tidak dapat menggantikan pentingnya mengurangi waktu duduk.

"Gerakan tetap penting untuk menyeimbangkan dampak kesehatan dari duduk lama," ujarnya.

Menurut American Journal of Epidemiology tahun 2010, duduk lebih dari enam jam sehari dapat meningkatkan risiko kematian sebesar 48 persen pada pria dan 96 persen pada wanita.

BACA JUGA:Maulid Nabi: Momentum Perenungan dan Peneladanan Rasulullah untuk Persatuan

BACA JUGA:Uang 1,9 Juta Raib dalam Penipuan Modus Misi Aplikasi Telegram

Risiko ini juga terkait dengan kemungkinan serangan penyakit jantung dan gangguan metabolisme tubuh.

Profesor Zubairi Djoerban, dokter spesialis onkologi, menekankan bahwa duduk lama dapat meningkatkan kolesterol, gangguan gula darah, dan penumpukan lemak perut, yang semuanya berkontribusi pada risiko stroke dan penyakit jantung.

"Duduk lama dapat memicu kenaikan kolesterol dan gula darah serta penumpukan lemak yang meningkatkan risiko stroke dan penyakit jantung," katanya dalam sebuah cuitan Twitter.

Penelitian lain yang diterbitkan di Annals of Internal Medicine menunjukkan bahwa semakin lama seseorang duduk, semakin tinggi risiko kematian dini.

Namun, ada kabar baik: duduk kurang dari 30 menit dalam satu waktu dapat mengurangi risiko tersebut. Menyisihkan waktu untuk peregangan sederhana setiap 30 menit dapat sangat membantu.

BACA JUGA:Jadwal Penting Musim Haji 1446 H

BACA JUGA:Manako Adalah Monster Penakut yang Jadi Sandera Saitama di One Punch Man

Profesor Zubairi juga merekomendasikan agar Anda berolahraga setidaknya 30 menit setiap hari dan berusaha bergerak sebanyak mungkin untuk mengurangi risiko kematian dini akibat duduk terlalu lama.

"Sedikit olahraga lebih baik daripada tidak sama sekali. Usahakan bergerak sebanyak mungkin," tutupnya.

Kategori :