Pendaftaran Guru Sekolah Rakyat Dibuka April, Bakal Ada Insentif Tambahan Diberikan, Simak!

Kesempatan emas! Jadi guru Sekolah Rakyat, bantu pendidikan gratis anak miskin dengan insentif tambahan! Foto: ilustrasi alfery/sumateraekspres.id--
SUMATERAEKSPRES.ID - Kementerian Sosial (Kemensos) akan membuka rekrutmen tenaga pengajar untuk Sekolah Rakyat mulai bulan depan.
Langkah ini dilakukan setelah ditetapkannya 53 lokasi di berbagai daerah sebagai tempat pelaksanaan program pendidikan tersebut.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan bahwa Sekolah Rakyat direncanakan mulai beroperasi paling cepat pada Juli 2025 di wilayah yang telah siap.
Program ini sejalan dengan arahan Presiden untuk menyediakan pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
BACA JUGA:Berdayakan Disabilitas Jahit Seragam Sekolah Gratis
BACA JUGA:Disabilitas Diberdayakan untuk Jahit Seragam Sekolah Gratis di Prabumulih
Pendidikan Berstandar Nasional dengan Fasilitas Lengkap
Menurut Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, Sekolah Rakyat akan mencakup jenjang SD, SMP, dan SMA dengan standar pendidikan nasional. Kurikulumnya tidak hanya berfokus pada pembelajaran akademik, tetapi juga penguatan karakter, kepemimpinan, nasionalisme, serta keterampilan praktis.
"Pendidikan ini sepenuhnya gratis, termasuk seragam, makanan, dan bahkan asrama untuk tempat tinggal siswa," jelasnya.
Insentif bagi Guru Sedang Dibahas
Kemensos juga tengah menggodok skema insentif tambahan bagi para guru yang akan mengajar di Sekolah Rakyat. Meski detailnya masih dalam pembahasan, Saifullah memastikan bahwa para guru akan menerima gaji sesuai standar yang berlaku.
"Pasti ada tambahan insentif, tapi mekanismenya masih dibahas. Saat ini masih dalam proses," ujarnya.
211 Lokasi Diusulkan, 80 Sekolah Dipersiapkan
Sebelumnya, sebanyak 211 titik telah diajukan sebagai lokasi pelaksanaan Sekolah Rakyat. Namun, Kemensos masih harus melakukan tahap verifikasi kelayakan dengan bantuan Kementerian Pekerjaan Umum (PU).