https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Alex Sugiarto Kembali Pimpin Gapki Sumsel, Komitmen Perkuat Industri Sawit dan Ekonomi Daerah

Alex Sugiarto kembali memimpin Gapki Sumsel! Bersama kepengurusan baru, industri sawit siap melesat lebih jauh! Foto: kris samiaji/sumateraekspres.id--

PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID - Ketua Gapki Sumsel terpilih periode 2024-2029, Alex Sugiarto menyebut industri sawit nasional terus tumbuh dan berkembang di tengah ketidakpastian perekonomian global, inflasi termasuk terpaan pandemi covid-19 beberapa tahun silam.

“Kita patut bersyukur industri kelapa sawit tetap menjadi salah satu sektor yang mampu bertahan bertahan. Bahkan menjadi salah satu sektor berkontribusi dalam perekonomian nasional,” sebut Alex dalam pidato pelantikannya di Hotel Excelton, kemarin (21/3/2025).

Berdasarkan data statistik Dinas Perkebunan (Disbun) Sumsel di tahun 2023 luas lahan perkebunan sawit di Sumsel mencapai lebih dari 1,2 juta hektar.

Sedangkan kontribusi produksi yang cukup besar bagi industri sawit nasional yaitu mencapai 3,3 juta ton CPO yang bersumber dari 85 Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit dengan kapasitas total 4.605 ton/jam.

BACA JUGA:Industri Sawit Sumbang Rp600 Triliun, Alex Sugiarto Pimpin Gapki Sumsel 2024-2029 untuk Kemajuan

BACA JUGA:Tanam Sayur Sembari Menunggu Sawit Panen, Petani Desa Penyandingan Terapkan GSMP

Ini membuktikan betapa strategisnya posisi Sumsel dalam peta industri sawit di Indonesia.

Alex menyebut di tahun 2024, perekonomian Sumsel menunjukkan pertumbuhan yang menggembirakan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Triwulan IV Tahun 2024, ekonomi Sumsel tumbuh sebesar 5,03 persen.

Sektor lapangan usaha pertanian, kehutanan dan Perikanan tumbuh sebesar 2,59 persen dan industri kelapa sawit berperan signifikan dalam perekonomian nasional.

“Sebagai sektor padat karya, industri sawit mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, sehingga turut menekan angka pengangguran,” jelasnya.

Selain itu, perusahaan-perusahaan sawit di Sumsel terkhusus anggota Gapki Sumsel senantiasa memastikan pembayaran upah sesuai dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) atau Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) yang menunjukkan komitmen terhadap kesejahteraan para pekerja.

Kepada jajaran kepengurusan Gapki Sumsel yang baru saja dilantik, Alex mengajak semuanya agar berkomitmen serta bekerja keras untuk menjadikan Gapki Sumsel menjadi lebih solid dan kuat lagi di masa yang akan dating.

“Sampai saat ini baru 77 perusahaan kelapa sawit yang bergabung dari total ratusan perusahaan kelapa sawit yang ada di Sumsel, mari kita berkomitmen dan bekerja keras mendorong agar perusahan-perusahaan sawit yang belum bergabung untuk dapat diajak bergabung bersama Gapki Sumsel,” imbuh Alex disambut tepuk riuh dari para pengurus Gapki Sumsel, tamu dan undangan yang hadir, kemarin (20/3).

BACA JUGA:Kejati Periksa 5 Kades, Kasus Dugaan Korupsi Perkebunan Sawit di Musi Rawas

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan