Kapolda Sumsel Pastikan Proses Etik dan Pidana Kasat Resnarkoba PALI dan Anggota, Oknum TNI Serahkan ke Pomdam

Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi SIK MH. -FOTO: SCREENSHOT INSTAGRAM-
Tapi setidaknya, adanya hal itu dibenarkan Dansubdenpom Persiapan Sekayu, Lettu Cpm Reza Pahlevi. “Benar, yang tertangkap oknum anggota Kodim 0401/Muba. Tertangkap di Bayung Lencir," aku Reza, Kamis (13/2).
Setelah diamankan Ditresnarkoba Polda Sumsel, oknum TNI itu diserahkan ke Polisi Militer Kodam (Pomdam) II/Sriwijaya. “Telah ditangani Pomdam, kita serahkan proses hukum yang berjalan,” tutur Lettu Cpm Reza Pahlevi, tanpa menyebutkan identitas oknum prajurit dimaksud.
Saat dicoba konfirmasikan langsung, Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi SIK MH, membenarkan adanya 2 perkara narkoba tersebut. “Yang terkait dengan oknum TNI, silahkan tanyakan ke Pomdam mas,” jawab Andi Rian, melalui pesan WA kepada Sumatera Ekspres, Kamis (13/2).
Terkait oknum Satresnarkoba Polres PALI, Jenderal Polisi Bintang 2 itu memastikan akan diproses. “Tidak hanya pelanggaran etik, tetapi juga pidana. Saat ini sudah diproses oleh Bid Propam Polda,” tegas Andi Rian, yang sebelumnya pernah menjabat Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri.
Untuk diketahui, sosok Andi Rian juga pernah menjabat Direktur Reserse Narkoba Polda Kalimantan Barat. Sebelumnya, pernah jadi Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Sumatera Utara, Kasat Resnarkoba Polrestabes Medan, dan KBO Bagres Narkoba Polda Kalimantan Tengah.
BACA JUGA:Razia Gabungan di Prabumulih, Ratusan Botol Tuak dan Pengunjung Positif Narkoba Diamankan
Dengan pengalaman Andi Rian di bidang Reserse Narkoba, publik harus bersabar dan mempercayakan proses hukum yang tengah berjalan dari kedua perkara tersebut. Sebagaimana lulusan Akpol 1991 itu, pernah menyatakan perang terhadap narkoba.
Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian SIK MH, menyebut pengedar narkoba sebagai sampah masyarakat. Karena itu dia mengajak masyarakat Sumsel untuk menghantam habis narkotika dari Sumatera Selatan.
“Pengedar narkoba adalah sampah masyarakat. BNN bersama Polri, kuat,” kata Andi Rian, dalam video berdurasi 00:28 detik yang diunggah berbagai akun media sosial, 9 Oktober 2024 lalu. Atau belum satu bulan dari menjabat sebagai Kapolda Sumsel setelah sertijab 29 September 2024.