Volume Kendaraan Terus Meningkat, Puncak Arus Mudik Lebaran Diprediksi 28 Maret 2025

TOL FUNGSIONAL : Kendaraan pemudik Lebaran 2025, memasuki Tol Fungsional Palembang-Betung dari ruas Musi Landas-Pulau Rimau, Rabu (26/3). FOTO: QUATA AKDA/SUMEKS-foto: ist-
SUMSEL, SUMATERAEKSPRES.ID - Arus mudik Lebaran 2025, mendekati puncaknya diprediksi 28 Maret. Sebab Kamis (26/3), ASN/pegawai terakhir masuk kerja karena Jumat (27/3) sudah libur nasional Hari Raya Nyepi. Berlanjut libur nasional Hari Raya Idulfitri 1446 H, dan cuti bersama hingga 7 April.
Wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) bersama Lampung, yang merupakan penghubung Pulau Jawa dengan bagian barat-utara Pulau Sumatera, jadi jalur mudik tersibuk. Untuk itu pemudik lintas Pulau Jawa-Sumatera, harus mengetahui aturan penyeberangan di Pelabuhan Merak dan Bakauheni.
Kepadatan pemudik di Pelabuhan Merak dan Bakauheni, terus meningkat. Pemerintah turun langsung meninjau kondisi Pelabuhan Merak, Banten, memastikan kelancaran penyeberangan ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung.
Mulai dari Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi, Kemenko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), serta ASDP. Termasuk menyusul Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.
Pemerintah terus mengantisipasi lonjakan penumpang agar perjalanan menuju Sumatera tetap lancar dan aman. Kapolri Sigit mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan diskon tarif tol dan kebijakan Work from Anywhere (WFA) untuk mudik lebih awal demi menghindari kemacetan.
BACA JUGA:Siapkan Layanan Tambahan di Jalur Lintas Mudik
BACA JUGA:Mudik Tanpa Terbebani Biaya Transportasi, Program Mudik Gratis Pegadaian
"Tentunya saran kita manfaatkan insentif dari pemerintah ini dengan sebaik-baiknya, khususnya bagi yang punya rencana untuk melaksanakan mudik karena bisa dilaksanakan WFA," ujar Kapolri Sigit dalam keterangannya, Rabu (26/3).
Dia mendorong agar masyarakat yang akan mudik untuk dapat memanfaatkan kebijakan yang telah disediakan pemerintah.Berdasarkan data PT Jasa Marga (Persero), sejak H-10 hingga H-6 Lebaran telah terjadi peningkatan jumlah kendaraan yang mudik sebanyak 7 persen.
Sementara itu di exit Tol Celikah, Kayuagung, kendaraan berbagai pelat nomor sudah melintas dari arah pulau jawa dan sebaliknya. Branch Manager Ruas Tol Terpeka, Arief Yeri, menyebut sudah 18.598 kendaraan melintas atau 49,30 persen dan akan terus mengalami peningkatan.
Di rest area juga mulai ramai pemudik yang beristirahat. “Untuk Pos Pelayanan sudah tersedia di 7 rest area yaitu rest area Km 163 A, 172 B, 208 A, 215 B, 234 A, 277 A, dan 306 B,” singkatnya.
Tim Wasops Itwasda Polda Sumsel yang dipimpin AKM III Irwasda Polda Sumsel Kombes Pol Fachrudin Jaya, kemarin mengecek Pos Pelayanan di Exit Tol Celikah. Pos gabungan dari personel keamanan dan dinas kesehatan (Dinkes) Kabupaten OKI.
BACA JUGA:Tips dan Trik Agar Tubuh Tetap Sehat dan Prima Saat Mudik Lebaran