https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Bayi Bunda Jarang Menangis, Tak Perlu Khawatir, Ini Penyebabnya

ilustrasi bayi--

SUMATERAEKSPRES.ID - Bayi jarang menangis kerap membuat orang tua cemas dan bertanya-tanya, apakah ini pertanda bayi menderita kelainan atau suatu penyakit? Menangis adalah cara bayi untuk berkomunikasi dengan Anda.

Alasan bayi menangis biasanya untuk memberi tahu bahwa dia lapar, mengantuk, kedinginan atau kepanasan, popoknya basah, tidak nyaman, takut, atau bosan dan sekadar ingin digendong. Dilansir dari alodokter, pola tangisan antara bayi yang satu dengan bayi lainnya berbeda.

BACA JUGA:Kenali Tummy Time dan Manfaatnya pada Bayi

BACA JUGA:Bayi tak Boleh Sembarang Pakai Skincare, Ini Alasannya

Namun, rata-rata bayi menangis sekitar 1–3 jam per hari dan biasanya akan lebih sering menangis saat sore serta malam hari. Tetapi ada juga bayi yang menangis lebih dari 3 jam per hari, tetapi ada juga yang justru jarang menangis dan terkesan tidak rewel. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa hal, seperti:

1. Jadwal menyusui yang tepat
Lapar merupakan salah satu penyebab paling umum bayi menangis, terutama pada bayi baru lahir.

Bayi masih belum bisa menampung banyak susu di lambungnya, sehingga mereka akan cepat merasa lapar lagi setelah minum susu. Oleh sebab itu, orang tua perlu menyusui bayi sesuai jadwal sebelum bayi merasa lapar. Jika disusui secara teratur, biasanya bayi akan tampak lebih tenang dan jarang menangis.

2. Rajin mengganti popok
Bayi bisa menangis karena rasa tidak nyaman saat popoknya basah atau kotor karena urine dan kotorannya.

BACA JUGA:Berikan Makan Bayi Sesuai Tingkatan Umur

BACA JUGA:Kulit Bayi Lebih Sehat Tanpa Minyak Telon, Cek Faktanya

Jika orang tua rajin dan rutin mengganti popok bayi, maka kemungkinan bayi menangis akibat hal ini juga akan lebih kecil.
3. Bayi merasa nyaman

Bayi akan jarang menangis apabila dia merasa nyaman, misalnya saat ia memakai pakaian yang berbahan lembut dan adem atau ketika suhu ruangan terasa nyaman. Kondisi yang nyaman akan membuat bayi lebih tenang, tidak rewel, dan tidur lebih nyenyak.

4. Temperamen bayi
Temperamen merupakan suatu bentuk reaksi bayi terhadap apa yang terjadi di sekitarnya. Setiap bayi terlahir dengan temperamen atau sifat dasar yang berbeda-beda.

Beberapa bayi memiliki karakter yang mudah beradaptasi dengan situasi dan orang-orang baru, sehingga mereka terkesan tidak rewel dan jarang menangis. Sebagian bayi justru memiliki karakter yang sebaliknya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan