
Berikut adalah keutamaan salat fardhu yang dilaksanakan pada awal waktu secara teratur, yang mempunyai keterkaitan dengan kesehatan, baik kesehatan fisik maupun kesehatan psikologis.
Pertama, bahwa pada gerakan-gerakan salat seperti takbiratul ihram yang dilakukan dengan baik dan benar sesuai contoh dari Nabi Muhammad SAW.
Menurut para ahli kesehatan, salat awal waktu secara teratur dapat membantu melancarkan peredaran darah dan getah bening.
Dapat memperkuat otot lengan, membantu mengaktifkan organ tubuh yang bekerja sesuai jam biologis, membantu menurunkan hasil metabolisme bahan toksik bagi otak, membantu mempertahankan neurogenesis, bahkan mampu membantu membuat postur tubuh lebih tegak.
Disamping manfaat bagi kesehatan fisik, salat pada awal waktu dengan teratur, terus menerus dan berkesiambungan akan berhasil menumbuhkan lahirnya ketenangan jiwa dan pikiran.
Mampu memberikan dukungan spiritual dan mental serta mampu membantu menghilangkan stress dan rasa cemas. Michael Mc Cullough, pemilik perusahaan perawatan kesehatan dan penelitian ilmu-ilmu hayati dan seorang dokter.
Dia orang Amerika berkebangsaan Skotlandia, pernah melakukan riset terhadap kaum muslim yang melakukan ibadah salat.
Ternyata orang muslim yang mengalami stress lalu melaksanakan salat dengan teratur di awal waktu dan terus-menerus secara berkesinambungan mampu mengembalikan ketenangan jiwanya ke titik awal kesehatannya baik fisik maupun psikologisnya.
Kedua, bahwa muslim yang berkomitmen melaksanakan salat pada awal waktu akan mendapatkan nutrisi tambahan pengalaman rohani yang damai dan inspiratif serta merasa lebih dekat dengan tuhan-Nya, melahirkan rasa terlindungi dari rasa kesepian dan terisolasi. Ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW.
Perasaan kehadiran Tuhan dan kedekatan dengan Tuhan selama ia salat telah mampu menyembuhkan diri, tumbuh keyakinan bahwa Allah akan selalu bersamanya dan menolongnya.
Ketiga, salat di awal waktu dengan teratur dapat menjadi solusi terhadap masalah-masalah yang dihadapi, salat membuat seseorang memiliki keyakinan akan mampu mengatasi masalah, karena telah terjadi sinkronisasi yang harmonis antara salat dan kepuasan hidup serta kedamaian.
Ini merupakan bukti yang otentik dari hasil survey terhadap muslim yang teratur melakukan salat di awal waktu. Keempat, salat yang dilakukan secara teratrur di awal waktu dapat melahirkan sipat rendah hati dan sensitivitas interpersonal.
Energi spiritual (semangat dia dalam melaksanakan salat) mampu menumbuhkembangkan kerendahan hari dan empati, yang pada akhirnya akan mampu menghayati dan mentadabburi kekuasan Tuhan dan dengan otomatis akan mampu menurunkan kadar sifat egosentris (merasa paling tinggi, paling benar, paling pintar) dengan sesamanya.
Kelima, muslim yang rutin melaksanakan salat di awal waktu secara teratur akan melahirkan jiwa besar, pikiran luas dan luwes bahkan akan mampu menahan diri serta mau dan mampu memberi maaf kepada dirinya sendiri dan kepada orang lain.
Mampu memaafkan diri sendiri sangatlah penting untuk kesembuhan pisik dan psikis personal seseorang, mampu menghilangkan perasaan bersalah pada dirinya, yang kita tahu bahwa perasaan bersalah pada diri adalah sumber yang sangat berperan dalam pembentukan depresi seseorang.
Hanya salat-lah yang akan mampu menyelesaikan segala persoalan hidup dan dengan salat pula akan melahirkan kesehatan, baik kesehatan pisik maupun kesehatan rohani dan jiwa.