https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Tetap Sehat Usai Makan Makanan Lebaran

LEZAT: Berbagai makanan lebaran yang nikmat dan berlemak--

SUMATERAEKSPRES.ID – Lebaran sudah didepan mata. Di hari lebaran ini, berbagai makanan lezat dan berlemak dihidangkan. Mulai hidangan khas lebaran seperti rendang, opor, gulai, dan kue-kue serba manis sudah dihidangkan didepan mata. Biasanya  setelah shalat Idulfitri, hidangan ini sudah disiapkan di meja makan.

Rasanya sulit menghindari tidak makan semua jenis makanan tersebut dalam satu waktu, atau bahkan dalam beberapa hari berturut-turut.  Hanya saja, masalahanya, konsumsi berlebihan makanan tersebut bisa jadi membawa dampak buruk bagi kesehatan.

BACA JUGA:Transaksi Menjamur dan Antrean Panjang di ATM BRI Jelang Lebaran Idulfitri

BACA JUGA:Lebaran Momen Mempererat Silaturahmi

Dikutip dari lifestyle, Dosen Departemen Gizi Masyarakat IPB University Naufal Muharam Nurdin, mengatakan meski tidak mudah, menjaga pola makan yang baik saat momen lebaran tetap harus dilakukan untuk menjaga kondisi tubuh tetap sehat.

“Menjaga pola makan ketika lebaran merupakan hal yang agak sulit. Kita perlu menjaga tetapi tidak perlu terlalu ketat karena lebaran merupakan hari bahagia. Kita dapat menikmati makanan yang tersedia, tapi perlu diingat porsi dan jangka waktunya,” ujarnya, dikutip dalam keterangan resminya.

Naufal juga memberikan beberapa tips agar tetap sehat setelah mengonsumsi hidangan lebaran. Pertama, membatasi makan camilan, bisa hanya sedikit atau sekadar mencicipi. “Biasanya, kalori terbesar bukan berasal dari makanan utama, melainkan dari camilan dan kue-kue Lebaran,” ujarnya.

Diingatkannya, tingkat kejadian stroke biasanya meningkat setelah Lebaran. Hal ini terjadi akibat ketidakmampuan tubuh dalam mencerna konsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak yang berlebihan. “Hindari camilan dan kue-kue. Jika penasaran, boleh mencicipi, tapi jangan terlalu banyak,” tegasnya.

BACA JUGA:Rahasia Lezat Opor Ayam Kampung, Hidangan Wajib Lebaran yang Selalu Dinantikan Keluarga

BACA JUGA:Maskapai Perketat Keamanan Penerbangan Lewat Tes Urine Awak Pesawat di Musim Lebaran

Kedua, mengikuti jumlah porsi panduan piring makanku. Dalam panduan tersebut, setengah piring setidaknya bisa diisi dengan sayur dan buah, sedangkan sisanya bisa untuk nasi atau sumber karbohidrat lain, dan lauk pauk.

Bagi penderita diabetes mellitus, disarankan menghindari makanan manis. “Penderita diabetes tidak boleh mengonsumsi makanan manis. Jika memiliki kolesterol tinggi dan hipertensi, makanan berlemak juga harus dibatasi,” tambahnya.

Untuk mengontrol porsi makan, Naufal menyarankan untuk menggunakan piring kecil. Dengan variasi makanan yang banyak, piring besar dapat membuat kita tanpa sadar mengambil porsi berlebihan. Sebaliknya, piring kecil membantu mengurangi porsi secara otomatis.

Selain itu, disarankan mengonsumsi buah-buahan seperti pisang, apel, atau pir terlebih dahulu sampai merasa kenyang sebelum mencicipi makanan lainnya. "Selain dapat mengurangi nafsu makan, karena perut sudah penuh terisi sayur dan buah, kandungan serat juga dapat mengikat lemak," terangnya.

BACA JUGA:Gelar Pasar Murah Jelang Lebaran

Langkah tersebut juga dapat membantu membatasi mengonsumsi makanan tinggi gula dan tinggi lemak secara berlebihan. Agar lebih lezat, ada baiknya buah dan sayur segar dihidangkan dalam bentuk salad sebagai alternatif makanan sehat saat Lebaran.

‘’Sebaiknya makan terlebih dahulu sebelum salat Idulfitri agar perut tidak terlalu lapar seusai ibadah,’’ ujarnya. Tak lupa, setelah mengonsumsi banyak makanan berlemak, Naufal menekankan penting untuk tetap berolahraga atau melakukan aktivitas fisik apa pun. “Usahakan berolahraga di pagi hari setidaknya selama 15 menit,” ujarnya. (*)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan