PRABUMULIH, SUMATERAEKSPRES.ID - Guna mengantisipasi kelangkaan dan tindak kecurangan pengisian bahan bakar minyak (BBM) termasuk penimbunan dan kejahatan lainnya di sekitar Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) menjelang arus mudik 1445 H, Polres Prabumulih bersama tim terkait sukses melakukan inspeksi mendadak (sidak) di beberapa SPBU di Prabumulih pada Sabtu (30/3).
Tim sidak yang terdiri dari anggota Polres Prabumulih dan Polsek Prabumulih membagi diri menjadi beberapa tim untuk melakukan pemeriksaan.
Mereka menggunakan alat bejana dengan kapasitas 20 liter yang disediakan oleh Bidang Metrologi Kota Prabumulih untuk memastikan tidak ada manipulasi pada pengisian BBM serta memeriksa keberadaan Tera atau Segel pada mesin.
Kapolres Prabumulih, AKBP Endro Aribowo, menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa sebagian besar SPBU di Prabumulih masih beroperasi sesuai dengan standar yang diizinkan. Namun, ditemukan beberapa temuan yang mendekati batas kesalahan yang diizinkan, yakni dalam rentang 20 liter dengan toleransi plus minus 0,5 persen atau sekitar plus minus 100 ml.
BACA JUGA:Tim Pidsus Polres OKU Memeriksa Alat Dispenser BBM di SPBU, Ini Hasilnya
Hasil sidak SPBU di Prabumulih antara lain:
SPBU Cambai 24.311.39 di Jalan Jendral Sudirman nomor 46, Kelurahan Cambai, Kecamatan Cambai, Kota Prabumulih. Masa berlaku Tera hingga Bulan 9 tahun 2024.
Pompa 4 Pertalit: +95 ml
Pompa 3 Bio Solar: +60 ml
Pompa 1 Pertamax: +25 ml
SPBU Simpang Rel 24.311.41 di Jalan Jendral Sudirman No. 250, Kelurahan Tugu Kecil, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih. Masa berlaku Tera hingga Bulan 3 tahun 2025.
BACA JUGA:CATAT! Inilah Materi dan Kisi-Kisi Tes Polri 2024, Panduan Tepat Biar Lolos Seleksi Nih!
Pompa 1 Pertalit: +5 ml