Tabung Angin Diduga Meledak, Truk Fuso Tabrak Gerbang Tol di Jalintim
Insiden kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di ruas Jalan Lintas Timur Palembang–Jambi, tepatnya di pintu gerbang Tol Bayung Lencir–Tempino Km 01-Foto: IST-
MUBA, SUMATERAEKSPRES.ID – Insiden kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di ruas Jalan Lintas Timur Palembang–Jambi, tepatnya di pintu gerbang Tol Bayung Lencir–Tempino Km 01, Desa Senawar Jaya, Kecamatan Bayung Lencir, Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.
Sebuah truk Fuso dengan nomor polisi BG 8171 HA yang dikemudikan Aldi Fadillah (25), warga Lampung, mengalami hilang kendali hingga menabrak fasilitas pintu gerbang tol. Benturan tersebut mengakibatkan kerusakan cukup parah pada struktur gerbang.
Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi, Wisnu, kejadian berlangsung secara tiba-tiba saat kendaraan melaju dari arah Palembang menuju Jambi.
“Tidak ada korban dalam kejadian ini, hanya saja pintu tol hancur akibat ditabrak truk,” ujarnya.
BACA JUGA:Harga Avtur Meroket, Biaya Umrah Naik
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Musi Banyuasin, AKP Rendy Novriady S.TRK SIK, menjelaskan bahwa truk tersebut sedang mengangkut muatan pipa paralon.
Menurutnya, saat mendekati pintu tol, pengemudi mendengar suara mencurigakan yang berasal dari bagian tabung angin kendaraan.
“Diduga terjadi ledakan pada tabung angin, sehingga menyebabkan sistem pengereman tidak berfungsi atau rem blong,” jelasnya.
Dalam upaya menghindari kendaraan lain di depannya, sopir membanting setir ke arah kanan. Namun, truk justru menghantam beton pembatas yang berada di area gerbang tol, tepat di titik kendaraan biasanya berhenti untuk melakukan transaksi.
Benturan keras tersebut menyebabkan kerusakan pada fasilitas gerbang tol. Meski demikian, insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka, baik dari pengemudi maupun pengguna jalan lainnya.
BACA JUGA:Yuk Utamakan Pencegahan 3 M, Fogging Hanya Bunuh Nyamuk Dewasa
BACA JUGA:Partisipasi Publik dalam Pembentukan Undang-Undang
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan pengamanan serta pengaturan arus lalu lintas guna mencegah kemacetan. Proses evakuasi kendaraan juga segera dilakukan agar tidak mengganggu kelancaran arus kendaraan di Jalintim.
“Kendaraan Fuso sudah dievakuasi. Untuk arus lalu lintas tetap lancar dan tidak mengalami gangguan berarti,” tegas AKP Rendy.
