Harga Avtur Meroket, Biaya Umrah Naik
-FOTO: IST-
PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID – Kenaikan harga bahan bakar pesawat (avtur) dari Rp 13.656 menjadi Rp 23.551 per liter mulai berdampak.
Salah satunya terhadap biaya perjalanan ibadah umrah. Sejumlah biro travel di Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) terpaksa melakukan penyesuaian harga paket ibadah ke Tanah Suci itu.
BACA JUGA:Groundbreaking Pabrik Bioavtur di Banyuasin, Proyek Energi Hijau Sumsel
BACA JUGA:Investor Jepang Bangun Pabrik CCO, Investasi Capai Rp500 Miliar, Bahan Baku Avtur
Ketua DPD Amphuri Sumbagsel, H Kuswariansyah mengatakan, lonjakan harga avtur menjadi faktor utama kenaikan biaya paket umrah.
“Komponen terbesar dalam biaya umrah adalah tiket pesawat. Ketika harga avtur naik, otomatis maskapai menyesuaikan tarif dan ini berdampak pada harga paket umrah yang kami tawarkan kepada calon jemaah,” ujarnya.
Menurut dia, kondisi ini membuat penyelenggara umrah tidak memiliki banyak pilihan selain mengikuti penyesuaian harga tiket dari maskapai penerbangan yang diperbolehkan naik sampai maksimal 13 persen.
Selama ini pihak travel berupaya menahan kenaikan harga demi menjaga minat dan kesempatan masyarakat yang ingin umrah.
Namun, tekanan biaya operasional yang terus meningkat membuat penyesuaian menjadi tidak terelakkan lagi.
“Kami tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah, meskipun ada kenaikan harga. Penyesuaian ini semata-mata untuk menjaga keberlangsungan layanan,” katanya.
Selain faktor harga avtur, lanjut dia, fluktuasi nilai tukar rupiah serta biaya akomodasi di Arab Saudi juga turut memengaruhi harga paket umrah.
Namun, Kuswariansyah optimistis minat masyarakat untuk beribadah umrah tetap tinggi. Terutama setelah pandemi berakhir dan akses perjalanan semakin terbuka.
“Alhamdulillah antusiasme masyarakat masih cukup tinggi. Kami berharap kondisi ini bisa segera stabil agar harga kembali lebih terjangkau,” pungkasnya.
Terpisah, GM Zaffa Tour Sumsel, H Kms Ronald Rizky mengatakan, kenaikan harga Avtur menjadi perhatian dan kajian para pemilik dan pengelola biro perjalanan haji dan umrah di Sumsel.
