Mengenal Ferdi (50), Tukang Tampal Ban Keliling Satu-satunya di Martapura OKU Timur
Ferdi (50), tukang tambal ban keliling satu-satunya di Martapura OKU Timur, menekuni profesi ini demi membantu pengendara dan menghidupi keluarganya.-Foto: IST-
“Sering lihat orang susah di jalan, apalagi ibu-ibu. Dari situ kepikiran, kenapa nggak coba buka jasa tampal ban keliling,” tuturnya.
BACA JUGA:Kemendagri Nobatkan OKU Timur sebagai Kabupaten Sangat Inovatif
Namun, perjalanan Ferdi tidak selalu mulus.
Di awal merintis usaha, orderan sangat sepi. Bahkan, ada hari-hari di mana tak satu pun panggilan masuk.
Demi menyambung hidup, Ferdi harus menyelingi pekerjaannya dengan mengojek.
Motor yang sama, tenaga yang sama, namun harapan yang terus ia jaga agar usaha tampal ban kelilingnya bisa bertahan.
Perlahan, kepercayaan mulai tumbuh. Dari mulut ke mulut, nomor telepon Ferdi tersebar. Pengendara yang pernah ditolongnya merekomendasikan jasanya kepada kerabat dan teman. Kini, hampir setiap hari ada saja orderan yang masuk. Meski belum bisa dikatakan ramai, Ferdi bersyukur usahanya sudah jauh lebih stabil dibanding masa awal merintis.
Di balik kesederhanaan alat dan keterbatasan modal, Ferdi menyimpan kebanggaan.
Ia bukan sekadar menambal ban, tetapi menghadirkan rasa aman bagi pengendara. Dalam senyap, ia menjadi bagian dari denyut aktivitas Martapura—datang saat dibutuhkan, lalu pergi melanjutkan perjalanan.
BACA JUGA:Gaspol Harimau! Bupati Enos Meriahkan Grasstrack & Deklarasi Kebangsaan di OKU Timur
Saat matahari mulai condong ke barat, Ferdi kembali menyalakan motor tuanya. Kotak peralatan di belakang kembali bergoyang mengikuti jalanan.
Entah ke ujung kota atau ke sudut perkampungan, ia siap berangkat.
Bagi Ferdi, selama masih ada ban bocor dan orang yang membutuhkan, roda kehidupannya akan terus berputar.(lid)
