Gubernur Herman Deru Gaungkan Kembali Gerakan Menanam Pohon, Pulihkan Lingkungan dari Risiko Banjir dan Abrasi
TERMENUNG: Gubernur Sumsel H Herman Deru termenung melihat dampak banjir yang dialami ribuan warga Kabupaten OKU Timur, yang melanda beberapa kecamatan. -FOTO: PEMPROV SUMSEL -
PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID -Pemerintah Indonesia menetapkan tanggal 10 Januari sebagai Hari Gerakan Satu Juta Pohon.
Penanaman pohon menjadi kebutuhan untuk memulihkan lingkungan di tengah meningkatnya emisi karbon, degradasi lahan, serta risiko bencana seperti banjir dan abrasi.
BACA JUGA:Srikandi PLN Monitoring Penanaman Pohon Mangrove, Di Desa Wisata Sungsang IV
Pohon berperan dalam menstabilkan tanah, menyerap CO₂, menjaga ketersediaan air, serta mendukung keanekaragaman hayati.
Selain manfaat ekologis, pohon juga memberikan nilai sosial dan ekonomi bagi masyarakat.
Saat meninjau banjir di Kabupaten OKU Timur sekaligus menyerahkan bantuan, Gubernur Sumsel Dr H Herman Deru SH MM juga menyinggung soal penanaman pohon. Ia akan kembali menggaungkan gerakan menanam pohon yang selama ini digalakkan di Sumsel.
“Mulai dari momen pernikahan hingga anak masuk sekolah. Langkah kecil yang dilakukan secara terus-menerus akan memberi dampak besar bagi kelestarian lingkungan dalam jangka panjang,” ucap Herman Deru, Jumat sore (9/1).
Kesadaran menjaga lingkungan, terutama kebersihan saluran air, kata dia, harus menjadi kebiasaan kolektif.
“Kalau saluran air bersih, risiko banjir bisa ditekan. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tugas kita bersama, mulai dari desa hingga masyarakatnya,” imbuhnya.
Banjir yang terjadi di OKU Timur dan daerah lain di Sumsel dijadikan pengingat bersama agar semua pihak lebih peduli terhadap lingkungan.
“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa. Yang paling penting masyarakat sehat dan tetap semangat. Soal yang rusak, akan kita perbaiki,” ujarnya.
Hari Gerakan Menanam Sejuta Pohon pada dasarnya dibuat sebagai upaya pelestarian lingkungan. Awal mula gerakan ini muncul sebagai respons atas maraknya penebangan liar di hutan atau deforestasi.
Seruan kembali menggaungkan gerakan menanam pohon di Sumsel bukan sekadar ajakan dari Gubernur Sumsel Dr H Herman Deru SH MM, tetapi telah diterapkannya sejak menjabat sebagai Bupati OKU Timur selama dua periode hingga menjadi Gubernur Sumsel dua periode berjalan.
