https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Gercep, Polisi Ringkus Kawanan Pelaku Begal “Sigra” Ternyata Tersangka Edwin Otak Pelakunya

RILIS. Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Dr Harryo Sugihhartono SIK MH didampingi Dirreskirmum Polda Sumsel Kombes Pol M Anwar Reksowidjojo SH SIK memimpin rilis ungkap kasus begal yang membawa kendaraan roda empat dalam setiap aksinya. Satu tersangka te--

PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID - Kawanan pelaku begal yang dalam setiap aksinya kerap menggunakan kendaraan roda empat Daihatsu Sigra warna putih yang sempat viral di media sosial (medsos) beberapa waktu lalu ternyata telah beberapa kali beraksi di wilayah hukum Polrestabes Palembang bahkan sampai lintas kabupaten di Sumsel.

Hal ini terungkap saat berlangsungnya rilis ungkap kasus tindak pencurian dengan kekerasan (curas) yang menghadirkan tiga dari empat orang tersangka yang sebelumnya berhasil diringkus tim gabungan Satreskrim Polrestabes Palembang dan personel unit 2 Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel  di Aula Utama Mapolrestabes Palembang, kemarin (4/3).

BACA JUGA:Terungkap, Pelaku Begal yang Nyambi Jadi Driver Taksi Online, Beraksi Usai Tarik Penumpang

BACA JUGA:Keluarga Tak Tahu Tersangka Edwin Terlibat Komplotan Begal

Terungkap pula satu dari empat orang tersangka bernama Edwin Sulaiman (24) tewas setelah berusaha menabrakkan kendaraan Daihatsu Sigra yang dibawanya bersama komplotannya untuk beraksi. Dia merupakan otak pelaku aksi perampokan yang juga sebagai residivis kasus yang sama dan baru bebas di bulan November 2024 silam. 

Keempat tersangka berhasil diringkus dalam sebuah aksi pengggerebekan yang dramatis di Jl Aiptu A Wahab, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Jakabaring, Palembang Senin (4/3) malam, sekitar pukul 23.00 WIB.

“Total anggota komplotan ini ada tujuh orang, empat di antaranya berhasil ditangkap satu orang tersangka meninggal dunia karena berusaha menabrakkan mobil yang dibawanya ke mobil yang dikendarai petugas sewaktu melakukan pengejaran,” ungkap Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Dr Harryo Sugihhartono SIK MH yang didampingi Dirreskrimum Polda Sumsel, Kombes Pol M Anwar Reksowidjojo SH SIK, kemarin (4/3).

Komplotan pelaku begal ini rupanya tak hanya beraksi di lingkup Kota Palembang saja tapi merambah sampai antarkabupaten dan kota di Sumsel, di antaranya di Kabupaten Ogan Ilir (OI) dan Banyuasin.

Menurut Harryo, dari catatan polisi setidaknya mereka melakukan aksi begal di lima lokasi di wilayah hukum Polrestabes Palembang dimana empat laporan di Polrestabes Palembang dan satu laporan di wilayah hukum Polsek IB 1.

“Dalam menjalankan aksinya, ketujuh pelaku ini bergerak bersama-sama. Menggunakan plat nomor kendaraan yang berbeda-beda, yang pastinya plat nomor kendaraan palsu,” bebernya yang turut didampingi Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel, AKBP Tri Wahyudi SH MH dan Kasatreskrim Polrestabes Palembang, AKBP Yunar Hotma P Sirait SIK MH ini.

Harryo juga menyampaikan jika tersangka Edwin merupakan residivis dalam kasus yang sama dan baru bebas lada bulan 11 2024 lalu dari Lapas. 

"Tersangka yang meninggal ini merupakan otak pelaku sekaligus residivis kasus yang sama baru bebas di bulan November 2024 silam berprofesi sebagai pengemudi taksi online, usai menarik penumpang baru dia dan rekannya yang lain melakukan tindakan perampasan terhadap pengguna kendaraan roda dua," bebernya. 

Keempat tersangka begal tersebut yakni Muhammad Caesar Firdaus (27), warga Bengkulu, Febriansyah (26), warga Jl Aiptu A Wahab, Kecamatan Jakabaring, M Angga Pratama (24), warga Kecamatan Seberang Ulu (SU)-1 dandan Edwin Sulaiman (24) juga warga Palembang yang meninggal dunia.

Motifnya faktor ekonomi. Modusnya dengan memepetkan kendaraan dan 7 orang tersebut selalu bergantian melakukan aksinya, namun otak pelakunya tetap tersangka Edwin.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan