https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Inovasi Mikroba PA 63 Bikin Tanah Subur, Bupati OKUT- Danpuslatpur Kodiklat AD Panen Raya Jagung

PANEN RAYA JAGUNG: Bupati OKUT bersama Danpuslatpur Kodiklat AD panen raya jagung dalam upaya mendorong ketahanan pangan. FOTO: ABDULK/SUMEKS--

OKU TIMUR, SUMATERAEKSPRES.ID - Panen raya jagung di Desa Sabalio, Kecamatan Bunga Mayang menjadi bukti sinergi TNI AD dan Pemerintah Kabupaten OKU Timur. Sama–sama berusaha mewujudkan ketahanan pangan daerah dan nasional.

Kegiatan bersama Selasa (11/2) itu bukan hanya tentang memanen jagung di lahan Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Kodiklat AD itu. Tapi memperkenalkan inovasi baru yang dapat meningkatkan produktivitas pertanian di daerah tersebut.

BACA JUGA:Ketua Persit KCK PD II/Sriwijaya Ny. Rika Naudi Naudika Gelar Panen Raya Bersama

BACA JUGA:Dapat Bahan Pokok dan Ikan Hasil Panen Raya Kapolda Sumsel, Alhamdulillah Langsung Dimasak Buat Lauk

Yang membuat panen lebih menarik adalah penggunaan inovasi Mikroba PA 63, sebuah terobosan dalam pertanian yang dikembangkan oleh Puslatpur Kodiklat AD.

Mikroba ini memiliki kemampuan untuk memulihkan kesuburan tanah, sehingga meningkatkan hasil panen baik dari segi kuantitas maupun kualitas. 

Bupati OKU Timur mengapresiasi langkah inovatif yang dilakukan oleh Puslatpur Kodiklat AD. Menurutnya, program ini sangat membantu dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat terkait swasembada pangan. 

"Saya ucapkan terima kasih kepada Danpuslatpur Kodiklat AD yang telah memanfaatkan lahan dan menciptakan inovasi yang berdampak positif bagi petani. Ini sejalan dengan program Presiden dalam mencapai swasembada pangan nasional," ujar Lanosin.

Dia juga berharap kerja sama ini terus berlanjut agar semakin banyak petani yang mendapatkan manfaat dari inovasi tersebut.  Sinergi antara TNI AD dan pemerintah daerah ini menunjukkan bahwa pertanian bukan hanya tanggung jawab petani saja, tetapi juga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak untuk mencapai hasil yang maksimal.

Lanosin mengatakan, panen raya jagung ini menjadi istimewa karena merupakan hasil kerja sama antara TNI AD dan Pemkab OKU Timur. Total lahan panen mencapai 102 hektare.  “Proses panen ini akan terus berlanjut setiap minggunya hingga sekitar April 2025,”  tandasnya. 

Danpuslatpur Kodiklat AD, Brigjen TNI Dany Racka Andalasawan SAP MHan menjelaskan, inovasi ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap bidang pertanian.

"Hasil dari inovasi ini akan membantu petani dalam meningkatkan produktivitas lahan mereka. Dengan tanah yang lebih subur, hasil panen akan lebih banyak dan berkualitas," ungkapnya.

Selain meningkatkan hasil panen, inovasi Mikroba PA 63 ini juga membuka peluang bagi petani untuk mengoptimalkan lahan pertanian mereka dengan cara yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Inovasi ini juga akan diberikan secara gratis kepada petani di OKU Timur sebagai bagian dari program pemberdayaan pertanian. Penyerahan mikroba ini dilakukan secara simbolis oleh Danpuslatpur Kodiklatad kepada Bupati OKU Timur.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan