https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Pabrik CCO di Banyuasin Akan Dibangun dengan Investasi Rp500 Miliar, Ground Breaking Februari 2025

Pabrik CCO senilai Rp500 miliar akan segera dibangun di Banyuasin, Sumatera Selatan, dengan fokus utama produksi Bioavtur. Ground breaking dijadwalkan Februari 2025. Foto:Agustina/Sumateraekspres.id--

SUMATERAEKSPRES.ID – Penanam Modal Asing (PMA) asal Jepang berencana membangun pabrik Crude Coconut Oil (CCO) atau minyak kelapa mentah di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

Pabrik ini akan berlokasi di Daerah Banyuasin II, Sungsang, dengan fokus utama pada produksi Bioavtur.

Kepala Bappeda Sumsel, Regina Ariyanti, mengungkapkan bahwa tim investor Jepang dari Green Power Development Corp of Japan (GPDJ) dan Direktur Eksekutif Indonesia - Japan Business Network (IJBNet) telah melakukan persiapan untuk proyek besar ini.

BACA JUGA:Polisi Satlantas Banyuasin Timbun Jalan Berlubang di Jalan Lintas Timur untuk Cegah Kecelakaan

BACA JUGA:Polres Muratara Sita 26 Paket Sabu dari Dua Pengedar di Desa Mandi Angin

Persiapan tersebut mencakup berbagai aspek penting seperti perizinan, pengelolaan limbah, pengadaan lahan, dan pembangunan infrastruktur pendukung.

"Pertemuan tadi membahas kesiapan untuk memulai pembangunan, dengan harapan Ground Breaking bisa dilakukan pada Februari mendatang," ungkap Regina setelah rapat yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel pada Rabu (22/1).

Regina menambahkan, pabrik ini tidak hanya akan memproduksi CCO, tetapi juga Bioavtur, yang merupakan bahan bakar ramah lingkungan dari kelapa.

BACA JUGA:Petugas Koperasi Jadi Korban Perampokan di Jalan Sepi Muratara

BACA JUGA:Kapolrestabes Palembang Minta Pejabat Baru Segera Beradaptasi dan Atasi Maraknya Kejahatan

“Pabrik ini akan memanfaatkan seluruh bagian kelapa, dari yang digunakan untuk pangan hingga yang tidak terpakai akan diolah untuk Bioavtur,” jelasnya.

Pembangunan pabrik ini diperkirakan akan menelan investasi hingga Rp500 miliar. Regina juga menyebutkan, proyek ini direncanakan akan selesai dalam waktu sekitar 12 bulan setelah Ground Breaking.

"Jika semua aspek berjalan lancar, pembangunan pabrik ini akan membutuhkan waktu sekitar satu tahun," ujarnya.

BACA JUGA:Operasi Penangkapan Pengedar Ganja Berakhir Tragedi, Polisi Tewas dan Terluka

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan