MENJAGA MARWAH GURU
Husnil Kirom, S.Pd., M.Pd. (Guru SMP Negeri 20 Palembang)-FOTO : IST-
Guru berperan melatih murid untuk mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan tingkat tinggi yang mendorong penyelidikan.
Keenam, Creativity berupa menghasilkan ide-ide baru, mengadaptasi perspektif yang berbeda, dan merancang solusi orisinal untuk masalah.
Guru berperan mendorong eksperimen dan membiarkan adanya ruang untuk gagal dan mencoba kembali sebagai bagian dari aktivitas dan proses belajar.
Iklan Google/Link Sponsor
Demi menjaga marwahnya, momentum peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2025 bertema Guru Hebat Indonesia Kuat, maka guru dituntut untuk meningkatkan kualitas dirinya.
Minimal guru menguasai pendekatan Pembelajaran Mendalam yang berorientasi pada pencapaian kompetensi 6C murid. Selain itu, guru harus melakukan refleksi diri terhadap perannya selama ini.
BACA JUGA:Dosen dan Mahasiswa FKIP Unsri Turun ke Sekolah, Perkuat Kompetensi Numerasi Guru SMP di Ogan Ilir
BACA JUGA:Gaji Guru Diproyeksikan Naik pada 2026, Pemerintah Prioritaskan Kesejahteraan dan Mutu Pendidikan
Sudahkah memuliakan murid melalui keteladanan yang baik dan bekerja secara profesional? Begitupun murid, orang tua, dan masyarakat harus menghormati dan tidak merendahkan profesi guru.
Harapannya pemerintah lebih melindungi, menghargai, dan meningkatkan kesejahteraan untuk menjaga marwah guru.(*)
