Target 1 Kelurahan 1 Bank Sampah, Di Masa 1 Tahun Kepemimpinan RDPS
TIMBANG SAMPAH : Wali Kota Palembang, Drs Ratu Dewa MSi menimbang sampah usai me-launching program Satu Kelurahan Satu Bank Sampah di Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Palembang, kemarin. Di waktu yang sama Wako juga meresmikan Taman Edukasi 4-foto: kris/sumeks-
PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID – Penanganan sampah menjadi perhatian penuh Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang karena produksinya kini mencapai 1.240 ton per hari di Kota Palembang. Berbagai solusi dirancang, mulai dari pembangunan PLTSa (Pembangkit Listrik Tenaga Sampah) di Keramasan Kertapati, memperbanyak TPS 3R, hingga pendirian bank sampah.
Kali ini, Pemkot Palembang mengoptimalkan penyerapan sampah melalui bank sampah yang ada di kelurahan-kelurahan Kota Palembang. Wali Kota Palembang, Drs H Ratu Dewa MSi pun me-launching program Satu Kelurahan Satu Bank Sampah di Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Palembang, kemarin. Dia juga meresmikan Taman Edukasi 4R.
Tak hanya persoalan sampah yang menumpuk, program ini berangkat dari keprihatinan Wali Kota Ratu Dewa melihat para pejuang kebersihan di Kota Palembang. “Mereka kadang keluar pagi, balek malam. Sedih lihat Bapak Ibu sudah keluar subuh-subuh. Salat di masjid, jam 5 sudah mulai menyapu jalan. Aku takut nian kalau Bapak Ibu kecelakaan. Lagi membersihkan sampah, tahu-tahu ado mobil ngebut. Sering pulo ado tawuran, bapak ibu keno imbas,” tuturnya di sela-sela peluncuran program.
Karena itu ia meminta kepada pejuang kebersihan Kota Palembang agar waspada dan menjaga diri saat bertugas. ”Kami tahu persis saat ini sampah meningkat terus. Sampai sekarang 1.240 ton per hari. Insya Allah dengan adanya upaya 1 Bank Sampah 1 Kelurahan sebagai visi misi RDPS, penanganan sampah dapat terwujud,” tuturnya. Saat ini dari 107 kelurahan yang ada di Palembang, baru terbentuk 37 unit bank sampah baru. Targetnya program ini terealisasi hingga akhir tahun mendatang.
BACA JUGA:Perhatikan Pengelolaan Sampah dan Parkir, Dukung Upaya Pemkot Relokasi Pedagang
Dia pun meminta Camat dan Lurah mengedukasi warga, jangan buang sampah sembarangan, ke sungai. “Kita jadikan mindset warga, jangan membuang tapi memanfaatkan sampah yang ada. Ini tentu tugas yang berat. Makanya kemarin kita adakan anti-mager, anti malas gerak. Pak Camat keliling seminggu sekali, ajak Lurahnya. Pasti akan ditemukan satu titik permasalahan sehingga bisa dicarikan solusi,” sebutnya.
Dari sisi pembangunan langkah ini mewujudkan ramah lingkungan. “Mengapa ini penting, kita ingin seluruh pembangunan yang ada di Palembang, ruang terbuka hijaunya terpenuhi sesuai regulasi yang ada,” tuturnya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palembang, Dr H Akhmad Mustain SSTP MSi mengatakan peresmikan Program 1 Kelurahan 1 Bank Sampah ini sesuai visi misi pemerintahan RDPS. “Hari ini kita resmikan 37 bank sampah baru,” ucapnya didampingi Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 (PSL-B3), Andika Martadinata ST MT. Sebelumnya sudah ada atau eksisting 45 bank sampah dan ditambah 37 yang baru.
“Insya Allah 1 tahun pertama kepemimpinan RDPS, bank sampah di 107 kelurahan terpenuhi,” ucapnya. Bank Sampah tak hanya mengurangi sampah di Palembang, juga memberi nilai ekonomis ke masyarakat. "Minimal dengan langkah yang kita ambil ini, produksi sampah bisa ditekan. Bahkan untuk hilir, kita lakukan melalui bank sampah tadi. Di sisi lain, untuk PLTSA sendiri diperkirakan mulai beroperasi akhir tahun 2026. Kapasitas PLTSA ini mampu mengolah sampah 1.000 ton per hari," tegasnya.
BACA JUGA:Sampah Menggunung di Kota Nanas, Wilayah Desa Masih Sulit Terlayani Armada
BACA JUGA:Pengelolaan Sampah Berkelanjutan Jadi Pilar Ekonomi Sirkular dan Iklim yang Lebih Baik
Terkait Taman Edukasi 4R, nantinya bisa digunakan untuk belajar pemilahan dan pemanfaatan sampah termasuk budidaya ikan dan maggot, sehingga sampah memberikan nilai ekonomisi. Dia juga meminta kepada para petugas menunjukkan dedikasi tinggi terhadap pekerjaannya, baik itu sopir, kru, penyapu jalan, maupun pengawas.
Di waktu yang sama, Wali Kota Palembang pun memberikan apresiasi atau penghargaan dan hadiah kepada petugas terbaik yang terpilih. “Jadikan ini motivasi kita untuk semakin semangat bekerja. Bahwa rekan-rekan sekalian sudah jadi bagian yang sangat diperdulikan Pemkot Palembang,” tegas Mustain.
