Perjuangkan Perbaikan Irigasi hingga Jalan
MASA RESES: Anggota DPRD Sumsel dari Dapil X saat melakukan reses atau kunjungan kerja ke Desa Pelaju dan Gelebek Dalam, Kecamatan Rambutan, Banyuasin. FOTO: DUDUN/SUMEKS--
PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID - Berbagai aspirasi warga ditampung para wakil rakyat DPRD Sumsel Dapil X saat melakukan kunjungan di Desa Pelaju dan Gelebek Dalam, Kecamatan Rambutan Banyuasin. Berbagai aspirasi ini akan dibawa dalam paripurna serta menyalurkan ke eksekutif agar dapat direalisasikan.
Para wakil rakyat tersebut Ir MF Ridho ST MT, Nadia Basjir, SE, Ade Pramanja, Ahmad Kadafi, dan Nasrul Halim. Berbagai aspirasi tersebut yakni Desa Gelebek Dalam memerlukan jalan yang bagus. ''Sebenarnya jalan sudah bagus, hanya butuh pengaspalan saja,'' ujar Hakmim, warga.
Iklan Google/Link Sponsor
BACA JUGA:DPRD Sumsel Soroti Polindes- Sekolah
BACA JUGA:Ribuan Warga Desa Talang Kemang Gelar Aksi Demo di Depan DPRD Sumsel
Kurniawan, kepala Desa Gelebak Dalam mengatakan, jalan kabupaten tidak bisa dibangun desa. "Kita juga berharap jangan sampai selesai di reses ini saja," harapnya.
Sukun, anggota BPD Desa Gelebak Dalam meminta dibuatkan tugu orang membawa dulang dan tingkat. "Ini adalah ciri khas kami yang menyambut Sedulang Setudung," jelasnya singkat.
Warga lainnya Romidin, mengusulkan daerah pertanian tidak ada kendala hanya pengairan dan mesin pompa. Yang jadi permasalahan pasang surut. "Kita harapkan perbaikan tanggul dan irigasi. Selain itu juga perbaikan jalan," paparnya.
Fauzi Saleh, ketua Kelompok Tani Sejahtera meminta jalan poros utama pertanian untuk ditingkatkan.''Juga saluran air dibutuhkan petani sekitar 3 km serta alsintan untuk pengolahan lahan khusus kelompok tani sejahtera,'' katanya.
BACA JUGA:Komisi V DPRD Sumsel Tuntaskan Konflik Buruh dan PT Melania Indonesia di Banyuasin Secara Adil
BACA JUGA:AKD DPRD Sumsel Mulai Berjalan
MF Ridho, mengatakan tiga aspirasi ini untuk kemanfaatan orang banyak. "Terkait pembuatan tugu, akan kita laporkan dan perjuangkan. Sedangkan masalah pertanian bibit IP 200 sudah digunakan dan masalah tanggul perlu perbaikan dan pintu air agar normal juga akan kita perjuangkan," jelasnya.
Di Desa Gelebek Dalam ini sendiri dalam setahun sudah 2 kali panen. "Ini sudah baik karena sebelumnya setahun hanya sekali. Kita harapkan jika bisa setahun dapat panen hingga 3 kali," ungkapnya. (Iol/)
