Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Iklan Google/Link Sponsor

DPRD Sumsel Soroti Polindes- Sekolah

PRIHATIN: Anggota DPRD Sumsel mengaku prihatin melihat kondisi polindes di Kecamatan Muara Kelingi, Musi Rawas. -foto: zulkarnain/sumeks-

MUSI RAWAS, SUMATERAEKSPRES.ID – Kondisi polindes di samping Balai Desa Lubuk Tua, Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas, menjadi sorotan anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Dapil VIII. Hj Rita Suryani, mengungkapkan keprihatinannya terhadap bangunan yang kini terbengkalai yang berstatus sebagai aset Pemerintah Provinsi Sumsel.

"Saya baru tahu ada polindes yang kondisinya sudah tidak terpakai dan ternyata merupakan aset provinsi. Ini sangat disayangkan karena seharusnya bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat luas," ujar Hj Rita Suryani, Selasa (11/2).


Iklan Google/Link Sponsor

Menurutnya, sejak 2019 aset polindes ini berada di bawah kewenangan Pemprov Sumsel. Dia berjanji akan berkoordinasi dengan dinas terkait, khususnya bagian aset, agar fasilitas tersebut bisa dialihkan ke Kabupaten Musi Rawas.

"Kalau aset ini bisa diserahkan ke daerah dan memang masih dibutuhkan oleh warga Lubuk Tua, kenapa tidak kita manfaatkan kembali sebagai polindes," ujarnya

Tak hanya persoalan polindes, dalam reses tersebut juga terungkap keluhan dari dunia pendidikan. Kepala SMPN Lubuk Tua, Farida, menyampaikan jika sekolahnya hingga kini belum tersentuh bantuan pembangunan, baik tingkat daerah maupun provinsi.

BACA JUGA:DPRD Sumsel Soroti Kondisi Polindes Terbengkalai di Desa Lubuk Tua

BACA JUGA:Paripurna DPRD Ogan Ilir, Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

"Kami butuh pagar beton yang memadai untuk keamanan sekolah. Saat ini yang ada baru di bagian depan, sekitar 30 persen saja. Selain itu, lantai sekolah juga banyak yang pecah, sangat mengganggu kenyamanan belajar," jelas Farida.

Permintaan ini mendapat perhatian dari anggota DPRD Sumsel Dapil VIII lainnya, Toyib Rakembang. Ia menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan diperjuangkan dalam rapat paripurna yang dijadwalkan pada 21 Februari 2025.

"Kami akan membawa semua aspirasi ini ke paripurna dan mengusahakan solusi terbaik bersama Gubernur Sumatera Selatan," tukas Toyib.

Dengan berbagai keluhan yang terungkap, diharapkan ada langkah konkret dari pemerintah untuk menyelamatkan aset terbengkalai sekaligus meningkatkan fasilitas publik bagi masyarakat Desa Lubuk Tua.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan