Muba Perkuat SDM Migas Bersertifikasi Nasional untuk Tekan Pengangguran
Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mempertegas komitmennya dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) lokal-Foto: IST-
SOLO, SUMATERAEKSPRES.ID – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mempertegas komitmennya dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) lokal melalui langkah strategis di sektor industri minyak dan gas bumi (migas).
Upaya ini diwujudkan melalui kerja sama antara Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Muba dengan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi guna mencetak tenaga kerja terampil dan bersertifikasi nasional.
Program ini merupakan bagian dari investasi jangka panjang dalam pengembangan SDM berbasis pendidikan vokasi dan pelatihan kompetensi.
Kebijakan tersebut sejalan dengan visi pembangunan daerah yang diusung oleh HM Toha Tohet bersama Wakil Bupati Kiai Abdur Rohman melalui program Keluarga Maju.
BACA JUGA:5 Smartphone Terbaik April 2026 – Pilihan Flagship, Gaming, dan Baterai Badak
BACA JUGA:Sah Dapat Penghargaan, Ini Perbandingan Uang Pensiun PNS dan PPPK 2026
Kepala Disnakertrans Muba, Herryandi Sinulingga, menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal.
Menurutnya, masyarakat Muba harus mampu menjadi pelaku utama di tengah potensi sumber daya alam yang melimpah di daerah tersebut.
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk tahun anggaran 2026 dilakukan di Solo sebagai bentuk komitmen kedua belah pihak dalam memperkuat kompetensi tenaga kerja.
Program ini dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Muba, dengan fokus pada pelatihan teknis yang mengacu pada standar industri migas nasional maupun internasional.
BACA JUGA:Segera Transfer ke Rekening Bank, Ini Rincian Jadwal Penyaluran Tunjangan Sertifikasi April 2026
BACA JUGA:Harga Toyota Kijang Kapsul 2026: Stabil Namun Cenderung Menguat Dibanding Tahun Lalu
“Kerja sama ini bukan sekadar pelatihan biasa, tetapi merupakan investasi strategis dalam membangun fondasi SDM unggul. Kami ingin memastikan putra-putri daerah memiliki sertifikasi yang diakui secara luas,” ujar Herryandi.
Sementara itu, Kepala PPSDM Migas, Waskito Tunggul Nusanto, mengapresiasi langkah progresif Pemkab Muba dalam memprioritaskan pengembangan kompetensi tenaga kerja. Ia menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung penuh melalui skema pelatihan berbasis swakelola.
