Safari Ramadan di Lais Menggema! Bupati Muba Ajak Warga Rawat Masjid Raya Abdul Kadim,
Suasana Ramadan di Masjid Raya Abdul Kadim Epil terasa begitu hangat. Dari bazar UMKM, lomba adzan anak-anak, hingga santunan untuk dhuafa, Safari Ramadan Bupati Muba menjadi momentum mempererat silaturahmi. Foto:Ist--
BACA JUGA:Wagub Cik Ujang Tegaskan Transformasi BUMD, Siap Jadi Motor Ekonomi Baru Daerah
Bazar UMKM dan Lomba Keagamaan Semarakkan Ramadan
Tak hanya ceramah dan silaturahmi, suasana Ramadan semakin hidup dengan kehadiran bazar UMKM.
Aneka kuliner khas hingga produk lokal berjajar rapi, diserbu warga yang ingin berburu takjil dan kebutuhan berbuka.
Di sudut lain, anak-anak dan remaja tampak antusias mengikuti lomba adzan serta hafalan surat pendek.
Suara merdu yang menggema dari pengeras suara menjadi penanda bahwa Ramadan adalah momentum menanamkan nilai keagamaan sejak dini.
Camat Lais, Heru Kharisma, menyebut kehadiran Bupati dan jajaran sebagai energi baru bagi wilayahnya.
Ia mengingatkan bahwa Lais merupakan gerbang Kabupaten Musi Banyuasin, sehingga pengembangan potensi wisata religi dan ekonomi masyarakat perlu terus diperkuat.
BACA JUGA:UMKM Raup Ratusan Juta di INACRAFT
BACA JUGA:Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Sejahterakan Masyarakat
Berbagi untuk Sesama
Sebelum memasuki waktu berbuka, Bupati juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba, insentif bagi imam masjid, serta bantuan bagi kaum dhuafa melalui program Baznas Muba. Wajah haru dan syukur terpancar dari para penerima manfaat.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan tausiah agama oleh Ustad M Thori, yang mengajak jamaah memaknai Ramadan sebagai bulan penguatan iman dan kepedulian sosial.
Menjelang magrib, azan berkumandang. Jamaah yang sejak pagi berkumpul akhirnya berbuka puasa bersama dalam suasana penuh kehangatan.
BACA JUGA:Indosat Pamer 5G Berbasis AI Pertama di Asia Tenggara, Dari Barcelona ke Indonesia
BACA JUGA:Wajib Tunai, Minimal 25 Persen dari Pendapatan, BHR bagi Ojek Online
Ngabuburit Safari Ramadan di Lais hari itu bukan hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga cermin kuatnya semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat Musi Banyuasin dalam menjaga warisan religi mereka.
