Tekan Lakalantas, Polres Banyuasin Gencar Sosialisasi
Kapolres Banyuasin AKBP Ruri Prastowo -foto: akda/sumeks-
BANYUASIN, SUMATERAEKSPRES.ID -Jumlah korban meninggal dunia akibat lakalantas sepanjang Tahun 2025 sebanyak 66 orang, 73 luka berat dan 364 luka ringan.
"Jumlah laka sendiri sebanyak 312 dengan jumlah kerugian materi sebesar Rp 954.100.000," kata Kapolres Banyuasin AKBP Ruri Prastowo didampingi Kasat Lantas AKP Suwandi, kemarin.
BACA JUGA:Tekan Angka Lakalantas dan Buat Nyaman Pemudik
BACA JUGA:Tiga Lokasi Blackspot Ini Rawan Lakalantas
Tentunya, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar mencegah atau mengantisipasi kecelakaan di wilayah Kabupaten Banyuasin.
"Seperti police go to school, dan lain sebagainya," imbuhnya.
Sementara aksi tindakan tilang yang dilakukan Satlantas Polres Banyuasin sepanjang Tahun 2025 mengalami penurunan dibandingkan Tahun 2024.
"Sepanjang Tahun 2025 kita lakukan tindakan penilangan sebanyak 1.437," ujarnya.
Hal ini mengalami penurunan sebanyak 68 persen dibandingkan Tahun 2024 yang lalu, di mana ada tindakan penilangan sebanyak 4.480.
Kemudian untuk teguran juga mengalami penurunan dibandingkan Tahun 2024 yang lalu, di mana untuk Tahun 2025 Satlantas Polres Banyuasin telah lakukan peneguran sebanyak 3.868.
BACA JUGA:Lakalantas Turun, Korban Meninggal Meningkat
BACA JUGA:Tak Jaga Jarak Aman, Pengemudi Triton Alami Lakalantas Beruntun, Dua Korban Luka Ringan
"Tahun 2024 lebih banyak yaitu 10.981 teguran," bebernya.
Selanjutnya untuk tilang ETLE pada Tahun 2025 sebanyak 106, dibandingkan Tahun 2024 yang lalu nihil. "Itu terdata dari dua ETLE kita yang terpasang di daerah Km 12 dan Pangkalan Balai," ungkapnya. (qda/lia/)
