https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Diduga Tak Kuat Hadapi Himpitan Ekonomi, Dede Mulyadi Akhiri Hidup dengan Cara Tragis, Ini Penjelasan Polisi

EVAKUASI JENAZAH: Warga dengan disaksikan petugas kepolisian saat mengevakuasi jenazah korban Dede Mulyadi yang ditemukan tergantung di atas pohon di kebun tak jauh dari rumahnya pada Sabtu (15/2) sore. -Foto : izul/sumeks-

LUBUKLINGGAU, SUMATERAEKSPRES.ID - Malang nian nasib seorang pedagang tempe keliling, Dede Mulyadi (35) yang nekat mengakhiri hidupnya dengan cara tragis. 

Jasad warga Jl Kemuning Lama, Kecamatan Lubuklinggau Barat II, Kota Lubuklinggau ini ditemukan tergantung di sebuah pohon di dekat rumahnya, Sabtu (15/2) sore, sekitar pukul 17.30 WIB.

Petugas piket Polsek Lubuklinggau Barat dan Satreskrim Polres Lubuklinggau yang menerima laporan temuan mayat langsung meluncur ke TKP, dari keterangan sejumlah saksi, kejadian nahas yang menimpa korban ini saat dirinya pamit kepada sang istri, Eka Suryani (31) pada Sabtu (15/2) pagi. 

Seperti biasanya, korban berjualan tempe keliling dan akan pulang tengah hari namun hingga sore hari korban tak kunjung pulang kerumah yanh membuat sang istri merasa khawatir.

Kekhawatiran sang istri itu menjadi kenyataan karena sekitar pukul 17.00 WIB salah seorang tetangganya datang ke rumah dan memberitahu jika korban ditemukan tak bernyawa tergantung di sebuah pohon dengan menggunakan tali plastik.

Bak tersambar petir istri korban Eka Suryani terkejut dan menangis dan dengan didampingi anggota keluarganya yang Laen bergegas menuju ke TKP.

BACA JUGA:Pria Lansia Ditemukan Gantung Diri di Tiang STL PTPN 7 Betung

BACA JUGA:Warga GIB Gantung Diri, Polisi Beberkan Fakta-Fakta di Lokasi Kejadian

Lalu bagaimana kronologis kejadian hingga korban mengakhiri hidupnya dengan cara tragis ini? Seperti biasanya, pagi hari sekitar pukul 06.00 WIB korban pamit kepada sang istri untuk berjualan tempe keliling.

Biasanya, korban pulang sekitar pukul 11.00 atau 12.00 WIB. Namun, hingga sore hari, ia tak kunjung kembali ke rumah. Hingga akhirnya, sekitar pukul 17.00 WIB, seorang warga datang dan mengabarkan bahwa korban ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di sebuah pohon menggunakan tali rapiah.

Penemuan korban pertama kali dilaporkan oleh Hamdani (54) dan Yanto (51), warga setempat yang kemudian menghubungi pihak berwajib dan tak lama setelah itu personel Polsek Lubuklinggau Utara dan tim Reskrim Polres Lubuklinggau segera datang ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh pihak kepolisian, istri korban menyatakan menerima kejadian ini dengan ikhlas dan menolak untuk dilakukan visum maupun autopsi terhadap jenazah suaminya. 

Pernyataan ini juga telah didukung oleh keluarga dan Ketua RT setempat. Jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan di Jalan Nangka Lama.

BACA JUGA:Petani Karet di Muba Akhiri Hidup dengan Cara Tragis Gantung Diri di Pohon Karet, Diduga Ini Penyebabnya

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan