Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Imtihan Wathani 2025 Pakai Soal Beraksara Pegon: Jadi Inovasi Baru

Imtihan Wathani 2025 Pakai Soal Beraksara Pegon: Jadi Inovasi Baru-Foto: IST -

JAKARTA, SUMATERAEKSPRES.ID - Kementerian Agama (Kemenag) menyelenggarakan Ujian Akhir Berstandar Nasional atau Imtihan Wathani untuk tahun ajaran 1446 H/2025 M.

Ujian ini diikuti oleh para santri Pendidikan Diniyah Formal (PDF) jenjang Wustha dan Ulya di seluruh Indonesia.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, ujian kali ini menghadirkan inovasi berupa soal-soal yang ditulis menggunakan aksara Pegon, suatu ciri khas pendidikan pesantren.

Pendidikan Diniyah Formal adalah sistem pendidikan pesantren berbasis kitab kuning yang terstruktur dan terakreditasi dalam jalur pendidikan formal.

BACA JUGA:Polrestabes Palembang Siapkan 542 Personil Amankan 73 Lokasi Perayaan Imlek 2025 Kondusif

BACA JUGA:Honor Magic 7 Pro: Ponsel Flagship dengan Fitur Canggih Deepfake Detection

Saat ini, terdapat dua jenjang pada PDF, yaitu Wustha (setara dengan MTs/SMP) dan Ulya (setara dengan MA/SMA/SMK).

Komitmen Pemerintah dalam Menjaga Mutu Pendidikan Pesantren

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Amin Suyitno, menyampaikan bahwa Imtihan Wathani tahun ini diikuti oleh 11.077 santri dari tingkat Wustha dan Ulya.

Ujian ini bertujuan untuk menjaga kualitas PDF sebagai bagian dari entitas pendidikan pesantren di Indonesia.

BACA JUGA:Berapa Besaran THR untuk PNS dan P3K Tahun Ini? Berikut Rinciannya

BACA JUGA:Awas, Cuaca Ekstrem Sumsel: Hujan Petir dan Angin Kencang Ancam Berbagai Daerah 29 Januari 2025

“Penyelenggaraan Imtihan Wathani merupakan wujud komitmen pemerintah dalam menjamin mutu pendidikan pesantren. Selain itu, inovasi soal beraksara Pegon ini juga memberikan sentuhan khas yang membedakan pesantren dengan lembaga pendidikan lainnya,” ujar Amin Suyitno saat kunjungan ke Pesantren Minhajurrosyidin, Jakarta Timur, Selasa (28/1/2025).

Aksara Pegon, yang digunakan dalam beberapa soal Imtihan Wathani, memiliki keunikan tersendiri.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan