https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Pemprov Sumsel Alokasikan Rp45 Miliar untuk Pembebasan Lahan 5 Flyover Prabumulih-Muara Enim

Pemprov Sumsel alokasikan Rp45 miliar untuk pembebasan lahan 5 flyover di lintas Prabumulih-Muara Enim. Proyek ini diharapkan mendukung kelancaran pengangkutan batubara dan meningkatkan ekonomi daerah. Foto:Agustina/Sumateraekspres.id--

Salah satu cara untuk mengatasi ini adalah dengan membangun flyover yang akan mendukung pengangkutan batubara lebih lancar dan efisien.

BACA JUGA:Polisi Ungkap Modus Kejahatan Lintas Provinsi, Pelaku Terlibat Pencurian dan Kepemilikan Sajam

BACA JUGA:Menu Makan Bergizi di Sukarami Sama untuk Semua Jenjang, Hanya Porsi Berbeda

Pembangunan flyover ini akan mendukung upaya meningkatkan ekspor batubara, yang diperkirakan akan meningkatkan volume pengangkutan hingga 34 juta ton per tahun.

"Jika kita bisa menyelesaikan pembangunan flyover ini, kita berpotensi mengangkut lebih banyak batubara, yang akan berdampak pada ekonomi daerah, dengan pendapatan yang meningkat serta dampak sosial yang positif," jelas Elen.

Lebih lanjut, Elen menuturkan bahwa peningkatan volume angkutan batubara dapat menghasilkan dampak ekonomi yang besar, antara lain dengan kontribusi sebesar Rp270 juta dari Dana Bagi Hasil (DBH).

BACA JUGA:Universitas Muhammadiyah Palembang: Kampus Swasta Terbesar di Sumatera Selatan dengan Slogan Unggul dan Islam

BACA JUGA:Lolos Hukuman Mati, Alim Divonis Seumur Hidup, Puguh 16 Tahun Penjara

Selain itu, efek multiplayernya bisa mencapai Rp2 triliun, yang mencakup uang yang beredar di masyarakat serta penciptaan lapangan kerja.

"Jika proyek ini berjalan, akan ada sekitar 150.000 hingga 200.000 lapangan kerja yang tercipta, baik secara langsung maupun tidak langsung," ungkap Elen.

Sebagai langkah konkret, Pemprov Sumsel memastikan bahwa kelima flyover ini akan dibangun tahun ini agar dapat segera mendukung pengangkutan batubara yang lebih efisien.

Proyek ini melibatkan beberapa pihak, termasuk Kementerian PUPR, PT KAI, dan PT BA yang akan berperan dalam penyelesaian pembebasan lahan dan pembangunan flyover.

BACA JUGA:Toyota Agya Bekas, Pilihan Tepat untuk Kerja dan Antar Anak Sekolah, Harga Mulai Rp 70 Juta

BACA JUGA:IDXCarbon Capai Pencapaian Baru di Tahun 2025: Perdagangan Karbon Meningkat Pesat

"Proyek ini harus segera terwujud, kita sudah siap dengan rencana dan perizinan, yang sekarang tinggal menyelesaikan masalah pembebasan lahan," tegasnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan