Panik Diinterogasi Warga, Terduga Pelaku Curanmor Nekat Terjun ke Jurang, Ending-nya Ngapung di Sungai

TERJUN KE JURANG: Terduga pelaku yang terjun ke jurang di Dusun Jambat Genting, Desa Sindang Panjang, Kecamatan Tanjung Sakti Pumi, Kabupaten Lahat, ditemukan tewas di atas bebatuan pinggir sungai, Jumat siang (27/12/2024). -FOTO: POLRES LAHAT.-
LAHAT, SUMATERAEKSPRES.ID - Dua terduga pelaku curanmor di Kota Pagaralam, panik begitu diinterogasi warga. Salah satunya nekat terjun ke jurang sedalam 60 meter di Dusun Jambat Genting, Desa Sindang Panjang, Kecamatan Tanjung Sakti Pumi, Kabupaten Lahat.
Setelah dicari-cari warga, pria itu ditemukan tewas di atas bebatuan pinggir sungai. Sementara satu terduga pelaku lagi, menghilang setelah kabur ke arah perbukitan. Peristiwa yang menghebohkan warga Desa Sindang Panjang, itu terjadi Jumat siang (27/12/2024).
Kapolres Lahat AKBP God Parlasro Sinaga SIK, melalui Kasubsi Penmas Aiptu Lispono SH, menjelaskan awalnya ada informasi kehilangan sepeda motor Honda Revo di Kota Pagaralam. “Kerabat korban melihat motor yang hilang itu, dikendarai 2 orang di Desa Sindang Panjang,” terangnya.
Warga lalu mengikuti kedua pria yang mengendarai motor Revo jambrong tersebut. Setelah diamati ciri-ciri motor tersebut, sama dengan motor korban yang hilang di Pagaralam. “Warga yang mengejar dan memotong laju motor yang dikendarai kedua terduga pelaku,” jelasnya.
BACA JUGA: Tembak Korban, Peluru Meleset, Pelaku Curanmor di Lorok Pakjo Babak Belur Dihakimi Massa
BACA JUGA:Pesta Narkoba di Pantai Dikejutkan Kedatangan ’Anak Beruang’, Pelaku Curanmor Ini Pasrah
Saat diinterogasi warga, salah seorang pria yang diduga berusia 35 tahun itu, tiba-tiba melompat ke dalam jurang. Sementara seorang pria lainya melarikan diri ke arah perbukitan. “Yang terjun ke dalam jurang, akhirnya ditemukan meninggal dunia,” ucap Lispono.
Selanjutnya jenazah terduga pelaku curanmor itu oleh pihak Polsek Sindang Panjang dan Polres Lahat, dievakuasi ke RSUD Besemah Pagaralam. “Guna dilakukan visum memastikan penyebab kematiannya dan tindak pidana yang mungkin terkait dengan kejadian ini,” tambahnya.
"Untuk identitas pria yang meninggal dunia tersebut, belum diketahui. Kami masih berkoordinasi dengan pihak Polres Pagaralam," sambung Lispono, sore kemarin. Personel Identifikasi Satreskrim Polres Lahat, mendatangi TKP penemuan jenazah dan ke RSUD Besemah Pagaralam.
Terpisah, Kasi Humas Polres Pagaralam AKP Mastoni, saat dikonfirmasi mengaku belum mendapat informasi terkait adanya tindak curanmor di Pagaralam. "Belum monitor, nanti dikabari," singkat Mastoni, yang sebelumnya menjabat Kanit Pamobvit Polres Lahat.