CATAT! Disdikbud OKU Timur Izinkan Perpisahan Sekolah Asal di Sekolah dan Tak Membebani Orang Tua
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten OKU Timur Wakimin, menegaskan perpisahan siswa boleh digelar asal di sekolah, asal tidak membebani orang tua. Foto: kholid/sumateraekspres.id--
OKU TIMUR, SUMATERAEKSPRES.ID - Menjelang kelulusan isu soal perpisahan siswa sekolah menjadi pembincangan.
Budiman salah satu orang tua siswa di OKU Timur bahwa perpisahan siswa ini sudah menjadi tradisi.
Dan diakuinya memang acara perpisahan ini ada biaya yang harus dibayarkan oleh orang tua siswa.
"Saya pribadi sah-sah saja, tapi pihak sekolah harus transparan juga, biar tidak ada buruk sangka dari orang tua siswa, mengenai dana untuk perpisahan," katanya.
BACA JUGA:Tak Kuasa Menahan Emosi, Seorang Suami Siri di Banyuasin Ani4ya Istri Hingga Luka Parah
Selain itu, katanya, biaya perpisahan juga harus tidak memberatkan orang tua siswa. Dengan kata lain pungutan yang wajar-wajar saja. "Karena apa, setelah lulus SD, orang tua masih membutuhkan biaya untuk masukan anak ke SMP. Kemudian yang lulus SMP mau melanjutkan ke SMA," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten OKU Timur Wakimin, menegaskan bahwa pelaksanaan acara perpisahan bagi siswa di jenjang PAUD, TK, SD, dan SMP di wilayah OKU Timur diperbolehkan.
Namun, ia menekankan bahwa pelaksanaan acara tersebut harus memenuhi sejumlah syarat yang bertujuan untuk menjaga nilai-nilai edukatif dan tidak memberatkan para orang tua murid.
“Kalau sekadar perpisahan, itu boleh-boleh saja. Tapi harus ada kesepakatan terlebih dahulu melalui rapat bersama orang tua atau wali murid,” ujar Wakimin Rabu 30 April 2025.
Ia menambahkan bahwa prinsip utama dalam penyelenggaraan acara tersebut adalah tidak membebani orang tua siswa baik dari sisi biaya maupun beban persiapan berlebihan.
BACA JUGA:Ciptakan Kepala Sekolah Inovatif di Era Digital, Punya Peran Vital Bawa Perubahan
BACA JUGA:Jalan Rusak Parah, Akses Warga Lumpuh, Empat Hari Siswa tak Bisa Bersekolah
Lebih lanjut, Wakimin menyoroti pentingnya pelaksanaan acara perpisahan yang dilakukan di lingkungan sekolah.
