UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Memimpin Peringkat SINTA PTKIN di 2025
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Memimpin Peringkat SINTA PTKIN di 2025-Foto: IST-
JAKARTA, SUMATERAEKSPRES.ID - Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta memulai tahun 2025 dengan prestasi gemilang. Kampus yang terletak di Ciputat, Tangerang Selatan ini berhasil meraih posisi teratas dalam ranking Science and Technology Index (SINTA) di tingkat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).
Rektor UIN Jakarta, Asep Saepudin Jahar, menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian ini. “Alhamdulillah, di awal tahun ini UIN Jakarta berhasil mencatatkan skor SINTA tertinggi di kategori PTKIN,” ujarnya.
Menurut data yang dipublikasikan oleh SINTA Kementerian Pendidikan, UIN Jakarta tercatat memperoleh skor 201.251 untuk SINTA Score 3 Yr dan 391.729 untuk SINTA Score Overall. Angka ini diperoleh dari kontribusi 1.207 penulis yang berasal dari 86 program studi.
Di bawah UIN Jakarta, terdapat UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang menempati posisi kedua dengan skor 197.712 untuk SINTA Score 3 Yr dan 380.406 untuk SINTA Score Overall. Sedangkan di peringkat berikutnya, ada UIN Sumatera Utara, UIN Raden Intan Lampung, dan UIN Ar-Raniry Banda Aceh.
BACA JUGA:Museum Subkos Kota Lubuklinggau Tambah Koleksi Bersejarah, Peti Granat Kini Jadi Tempat Peram Pisang
BACA JUGA:Dengar OTT Kadisnakertrans Sumsel, Serikat Buruh Sampai Sujud Syukur
Asep Jahar mengungkapkan bahwa pencapaian ini adalah hasil dari kerja keras seluruh sivitas akademika UIN Jakarta dalam mempertahankan produktivitas publikasi ilmiah.
“Kami sangat berterima kasih kepada seluruh sivitas akademika yang telah memberikan dedikasi luar biasa dalam mencapai prestasi ini,” ujarnya.
Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Prof. Amelia Fauzia, juga memberikan apresiasi.
“Capaian ini merupakan hasil kolaborasi semua pihak, termasuk dosen dan mahasiswa, yang terus berkomitmen pada penelitian dan publikasi,” kata Amelia. LP2M akan terus mendukung upaya memperkuat budaya akademik berbasis riset di UIN Jakarta.
BACA JUGA:Kecelakaan di Rel Kereta Akibatkan Rusdianto Tewas Setelah Membuang Sampah
Saepudin Asrori, Kepala Pusat Rumah Jurnal, menambahkan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari program pendampingan dan pelatihan yang berkelanjutan bagi para dosen.
"Pusat Rumah Jurnal terus memberikan dukungan teknis dan bimbingan, baik dalam pengelolaan jurnal maupun peningkatan kualitas publikasi," ungkapnya.
