Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Progres Pengerjaan Konstruksi Incenerator PLTSa Keramasan Berjalan Lamban, Baru Terealisasi 25 Persen

GUNUNGAN SAMPAH: Kondisi gunungan sampah yang ada di TPA Sukawinatan Kecamatan Sukarami Kota Palembang kian hari kian menggunung, disisi lain upaya Pemkot Palembang yang membangun incenerator PLTSa juga belum juga terealisasi hingga kini. -Foto : alfery/sumeks-

PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID - Saat ini progres pengerjaan konstruksi proyek Incenerator untuk  Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Keramasan baru mencapai 25 persen padahal, proyek ini telah dimulai di bulan Oktober 2024 silam dan ditargetkan bakal rampung di Oktober 2026 mendatang. 

Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palembang, Dr Ahmad Mustain penyebab belum rampungnya PLTSa ini salah satunya karena kendala cuaca hingga terpotong masa libur.

Meski begitu, Mustain menegaskan jika saat ini pengerjaan proyek tersebut terus bergerak maju. "Secara progres pembangunan PLTSa Keramasan sudah 25,47 persen dari total progres konstruksi yang akan dilaksanakan," sebut Mustain, kemarin (7/8).

Mustain menjelaskan, dalam proses Konstruksi PLTSa , yang jadi komponen penting yakni, susunan menara cerobong, dari laporan di bulan Juni 2025 yang lalu menara cerbong sudah berdiri dengan ketinggian mencapai 23 meter.

Lebih jauh Mustanin menyampaikan nantinya apabila telah beroperasi PLTSa ini diharapkan akan dapat mengalirkan energi bersih kepada masyarakat Kota Palembang, sementara untuk progres pemasangan baja dinding incenerator juga masih proses perakitan.  

BACA JUGA:Rekonstruksi Kasus Sandra Saputra: Suami Bacok Istri dan Adik Ipar hingga Tewas di Prabumulih

BACA JUGA:Gagas Pembentukan Dewan Sengketa dan Perancangan Kontrak Konstruksi Berbasis Asas Keseimbangan

"Incenerator ini akan menjadi bagian kunci dalam proses pengolahan sampah menjadi energi listrik," urainya.

Menurut Mustain, nantinya dengan menggunakan Incenerator ini, sampah akan dibakar pada suhu tinggi untuk menghasilkan uap yang nantinya bakal digunakan untuk memutar turbin dan menghasilkan listrik.

"PLTSa Keramasan akan memberikan kontribusi terhadap penyediaan listrik dengan proyeksi daya listrik dapat menghasilkan 20 megawatt (MW), dengan sekitar 17,7 MW akan disalurkan ke jaringan listrik PLN," jelasnya. 

Paling utama dalam proyek ini, yaitu solusi penyelesaian permasalahan sampah di perkotaan yang makin padat seperti Palembang, tercatat jika Kota Palembang menghasilkan antara 1.200-1.500 ton sampah, dan diperkirakan akan mencapai lebih dari 14 ribu ton sampah per tahun. 

"Dengan adanya PLTSa ini, sebagian besar sampah dapat diolah menjadi energi listrik, sehingga mengurangi beban TPA, dan disisi lain hasilnya dapat menjadi listrik," ujarnya. 

BACA JUGA:Tol Terpeka Pemeliharaan Rekonstruksi Beton Rigid, Fungsional Tol Palembang-Betung Ditentukan Pengecekan Ke-3

BACA JUGA:Pidum Gelar Pra Rekonstruksi Terbunuhnya Bripda Faras dalam Penggerebekan, Propam Periksa Satresnarkoba Lahat

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan