Cari Prasasti Bertuliskan “GEMEENTE”
KANTOR LEDENG: Penelusuran prasasti di Kantor Ledeng atau Kantor Wali Kota Palembang masih terus berlanjut hingga kini. Diduga masih ada 3 prasasti lagi yang belum ditemukan.-foto: adi/sumeks-
PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID - Penelusuran mencari tiga prasasti lainnya di Kantor Ledeng yang saat ini difungsikan sebagai Kantor Wali Kota Palembang masih terus dilakukan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB), Puskass, dan Pemkot Palembang fokus pada tiga lokasi yang disinyalir merupakan aset atau tempat prasasti itu berada.
Saat ini tim sudah melepas logo dan tulisan Pemkot Palembang yang berada di bagian atas Kantor Ledeng.
Namun eksplorasi yang dijadwalkan kemarin (20/1) terpaksa mundur karena kendala cuaca dan ini berbahaya bagi tim peneliti. Selain itu tak akan maksimal dalam pengerjaan di lapangan. "Untuk pelepasan logo dan tulisan Pemkot yang berada di bagian atas atau depan bangunan sudah dilakukan pada Minggu (19/1). Jika diturunkan Senin (20/1) sangat riskan banyak pegawai Pemkot yang kerja. Kita turunkan dengan harapan hari ini (kemarin, red) tinggal mengeksplor saja," ungkap Peneliti sekaligus Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Palembang, Kms Ari Panji dibincangi koran ini, kemarin.
Adapun tiga bangunan yang diduga terdapat prasasti lainnya itu berada di belakang tulisan dan logo Pemkot. "Menurut jadwal, hari ini (20/1) kita mulai proses eksplorasi, apalagi kita sudah menurunkan logo dan tulisan Kota Palembang. Hanya saja melihat kondisi yang tak memungkinkan yang hujan terus turun, kegiatan ini belum kita lakukan. Yang pasti, semua butuh proses dan juga untuk memastikan keselamatan para peneliti," terangnya.
BACA JUGA:Diduga Masih Ada 3 Prasasti Lainnya, Prasasti Kedua, Bukti Otentik Pembangunan Kantor Ledeng
BACA JUGA:Bikin Replika Prasasti Kedukan Bukit hingga Talang Tuo
Kata Ari Panji, berdasar fakta dan bukti yang dimiliki, ketiga benda yang patut diduga sebagai prasasti itu menceritakan penamaaan Pemerintahan Kota Palembang dan logo Kota Palembang yang pertama kali ada di masa kolonial Belanda. Lokasinya berada di lantai tiga bangunan Kantor Ledeng.
"Ketiga prasasti yang kita cari bertuliskan GEMEENTE, berarti pemerintahan yang terletak di sisi kiri dan Palembang pada sisi kanan, serta logo Kota Palembang yang berada di bagian tengah berbentuk lingkaran. Ketiga prasasti ini akan menjadi bukti bahwasanya Kantor Ledeng ini sejak awal dibangun tahun 1929 untuk Kantor Pemerintahan Palembang," bebernya.
Jika nanti ketiga prasasti ini ditemukan akan melengkapi kedua prasasti sebelumnya yang menceritakan proses peletakan batu pertama pembangunan Kantor Ledeng dan digunakan sebagai kantor pemerintahan. "Ini terus kita gali, sehingga nanti semua prasasti bisa saling melengkapi," tutupnya.