Jaga Ketersediaan Stok Darah PMI Palembang, Ini yang Dilakukan ASN Pemkot Palembang
DONOR DARAH: Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) dari organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Palembang mengikuti aksi donor darah dalam rangka Hari Ibu, akhir pekan lalu.- Foto : kemas/sumeks-
PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID - Antusiasme tinggi ditunjukkan oleh para peserta kegiatan bakti sosial donor darah rangkaian peringatan Hari Ibu di lingkup Pemkot Palembang akhir pekan lalu.
Kegiatan sosial ini terselenggara berkat kerja sama antara PMI Kota Palembang dan sejumlah organisasi daerah di rumah dinas Wali Kota Palembang di kawasan Kambang Iwak (KI) Kelurahan Talang Semut, Kecamatan Bukit Kecil, akhir pekan lalu.
Wali Kota Palembang, Drs Ratu Dewa MSi yang turut hadir di acara ini menyebut seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Palembang menunjukkan antusiasme yang besar dalam melaksanakan kegiatan donor darah ini.
"Saya lihat antusias dari ibu-ibu, ini dalam rangka Hari Ibu sebenarnya," ujarnya.
Tingginya partisipasi dan semangat kepedulian, kegiatan diikuti oleh organisasi perangkat daerah lainnya, termasuk BUMN/BUMD daerah, menunjukkan peminat yang cukup tinggi.
BACA JUGA:Dua Pemilik Florist Jadi Saksi, Sidang Korupsi BPPD PMI Palembang Kembali Bergulir
BACA JUGA:Pemkot Palembang Gandeng HIPMI Palembang Gelar Pasar Murah, Ini Tujuannya
Hal ini dinilai sebagai tanda kepedulian sosial dan kemanusiaan antar sesama, serta kerja sama yang baik dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palembang.
Dewa menilai, acara ini merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat. Ia berharap agar kegiatan donor darah yang digagas oleh para ibu ini dapat dilaksanakan secara rutin sehingga dapat membantu warga Palembang yang membutuhkan darah.
Saat ini, stok darah telah tersedia dan dikelola oleh PMI Kota Palembang. Ke depan, PMI didorong untuk lebih aktif dalam menjemput bola. "Saya ingin PMI harus jemput bola," katanya.
Upaya penjaringan donor tidak hanya sebatas di internal jajaran pemerintah kota, tetapi juga harus diperluas ke sektor swasta, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan lain-lain.
Tujuannya untuk memastikan ketersediaan stok darah selalu tersedia di PMI Kota Palembang, dan menghindari terjadinya kekurangan darah.
BACA JUGA:PMI Palembang Genjot Donor Darah, Kebutuhan Capai 7 Ribu Kantong per Bulan
BACA JUGA:PMI Palembang & Jepang Kerja Sama Manfaatkan Limbah Kantong Darah Expired
