Warga Kayuagung Tanam 500 Batang Ubi Kayu, Siap Panen dan Raup Cuan
MANFAATKAN: Agus Salim memanfaatkan lahan kosong yang selama ini terbengkalai menjadi tempat menanam ubi kayu. FOTO: NISA/SUMEKS--
KAYUAGUNG, SUMATERAEKSPRES.ID - Lebih kurang tiga bulan ke depan tanaman ubi kayu milik warga Kelurahan Sukadana Kecamatan Kayuagung bakal di panen.
Hasil panen dari ubi kayu ini tentunya bisa dinikmati keluarga, tetangga hingga bisa dijual untuk menambah pendapatan.
BACA JUGA:Tumpangsari Jagung dan Ubi Kayu: Inovasi Cerdas Petani Sumsel Tingkatkan Panen dan Pendapatan
Agus Salim, pemilik kebun mengaku, dirinya menanam ubi kayu di Kelurahan Kutaraya ada tanah lapang disana.
Kalau didepan rumah tidak ada lagi lapang karena dia tinggal di perumahan. ''Kami manfaatkan tanah kosong yang selama ini terbengkalai,"terangnya.
Jadi hasilnya nanti bisa dinikmati bersama. Tak harus menunggu hasil panen ubi, saat ini pun daun pucuk ubi kayu bisa dikonsumsi untuk sayur.
''Seminggu sekali lahan dibersihkan agar tidak semerawut dan dipenuhi rumput liar,'' ujarnya.
Tanaman ubi kayu yang ditanamnya ada sekitar 500 batang. Semoga hasilnya bagus. ''Lumayan bisa memanfaatkan lahan terbengkalai untuk menanam tanaman yang bisa langsung menghasilkan cuan,'' ujarnya.
BACA JUGA:Ubi Kayu Potensi Panen 20 Ton per Ha
Banyak olahan yang bisa dibuat dari ubi kayu. Seperti keripik ubi kayu bisa dijual sebagai oleh-oleh. Harganya lumayan mahal 1 kg bisa dibandrol Rp60 ribu.
Rasanya manis dan enak apalagi kalau ubinya garing. ''Sebenarnya kalau memang serius digeluti menjadi petani ubi kayu bisa sukses karena permintaan ubi kayu selalu ada,'' katanya. (uni)
