Warga Air Satan Sukses Beternak Bebek Mojosari, 500 Ekor Mulai Bertelur
MULAI MENGHASILKAN: Bebek Mojosari milik warga Desa Air Satan kini sudah mulai bertelur. Umurnya baru dua bulan, dari 500 bebek baru 70 yang sudah menghasilkan telur. -FOTO: LEO/SUMEKS-
MUSI RAWAS, SUMATERAEKSPRES.ID -Keberadaan lahan kosong di belakang rumah mendorong warga Desa Air Satan, Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas (Mura) Sumatera Selatan mengembangkan ternak bebek Mojosari.
Sudah dua bulan dilakoninya. Kini bebek Mojosari mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan.
BACA JUGA:Manfaatkan Lahan Rumah, IRT di Prabumulih Sukses Beternak Ayam, Bebek, Kambing, dan Ikan
BACA JUGA:Nanas Bisa Hilangkan Bau Amis pada Bebek, Ini Caranya
Selain mewujudkan Sumsel Mandiri Pangan, langkah tersebut sebagai upaya dalam menopang perekonomian keluarga. Inisiatif ini muncul dari Nur Sari, peternak bebek Mojosari.
“Saya ahan yang terbengkalai bisa produktif jika dimanfaatkan untuk kegiatan positif misalnya menanam atau beternak,” ujarnya.
Lalu, Nur Sari mempelajari budidaya bebek. Ternyata tak membutuhkan lahan yang luas. Karenanya, dilakukan budidaya bebek Mojosari. Setelah dua bulan melakukan perawatan intensif, dari 500 ekor bebek yang dipelihara, kini mulai bertelur.
Dari bebek peliharaannya yang sudah bertelur mencapai 70 ekor.
“Alhamdulillah saat ini bebeknya mulai belajar bertelur, dari 500 bebek baru kisaran 70 bebek yang bertelur,” ujar Nur Sari.
Meski masih percobaan bertelur, namun hasil dari beternak bebek sudah mulai terlihat. Dalam satu hari dirinya mampu menjual dua karpet telur.
“Untuk harga saat ini di harga Rp60.000 per karpet, artinya dalam sehari kita bisa menghasilkan Rp120.000 dari penjualan telur.
Harga itu masih di bawah standar kendati telurnya masih kecil, idealnya untuk harga telur per karpet di tingkat petani kisaran Rp70.000 per karpet,” jelasnya.
Diakuinya, dalam pemeliharaan bebek tidaklah sulit, terlebih dalam soal pakan.
Bebek tersebut dipelihara menggunakan pakan campuran poor dan dedak, serta dibersihkan dua kali sehari pagi dan sore agar kandang tetap terjaga kebersihannya.
