Target Zakat 2025 Rp11 miliar, Bidik Zakat di Sektor Tunjangan Kinerja
Ridwan Nawawi-foto: ist-
PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID - Sepanjang tahun 2024 lalu, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Palembang mengumpulkan zakat dari para muzakki (pemberi zakat, red) mencapai Rp8 miliar. Jumlah ini melebihi target yang ditetapkan untuk tahun 2024 sebesar Rp7,8 miliar.
"Untuk tahun ini, target zakat di tahun 2025 sebanyak Rp11 miliar," ungkap Ketua BAZNAS Kota Palembang, Ustaz Ridwan Nawawi, dibincangi koran ini seusai audiensi dengan Pj Wali Kota Palembang, Dr Cheka Virgowansyah, Rabu (5/2).
Untuk pengumpulan zakat dari kalangan aparatur sipil negara (ASN), diakuinya terus alami peningkatan. Bahkan dari keseluruhan ASN di Kota Palembang, setidaknya 50 persen dari ASN yang ada di Pemkot Palembang yang membayar zakat.
Zakat profesi dari kalangan ASN dijelaskan Ridwan dikumpulkannya setiap bulan yang langsung dipotong oleh bendahara instansi ASN tersebut. "Kalau dana zakat profesi ASN, tiap bulan bisa terkumpul Rp600-700 juta,” tandasnya.
Peningkatan tersebar saat bulan Ramadan dimana meningkat 100 persen ketimbang bulan lainnya. Ridwan menyebut, tahun 2024 lalu saat Ramadan terkumpul dana zakat sebesar Rp1,2 miliar.
Dia berharap tahun 2025 ini pembayar zakat meningkat. Pihaknya saat ini sedang upayakan zakat dari sektor dana tunjangan kinerja karena selama ini tidak dipotong. “Harapan kita di bulan Ramadan ini bisa kita lakukan," terangnya.
Untuk apresiasi ke pembayar zakat, terang Ridwan, pihaknya juga dalam akhir bulan ini menggelar BAZNAS Kota Palembang Award yang diperuntukkan bagi orang-orang kaya yang selalu membayar zakat secara rutin.
Karena itulah pihaknya melakukan audiensi sekaligus mengundang Pj Wali Kota Palembang pada acara tersebut. "Alhamdulillah mendapat apresiasi dan insya Allah kita di-support oleh Pemkot Palembang," tegasnya.
Terpisah, Pj Wali Kota Palembang, Dr Cheka Virgowansyah, mengungkapkan, pihaknya sangat mengapresiasi dan mendukung program yang dijalankan oleh BAZNAS Kota Palembang. Terkait zakat untuk tunjangan kinerja, akan dibahas lebih lanjut dengan instansi terkait.
“Kami akan terus mendorong lebih banyak lagi ASN yang membayar zakat profesi tersebut, sehingga target capaian zakat bisa terealisasi sebesar Rp11 miliar di tahun 2025," pungkasnya.
