Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Nilmaizar Soroti Keputusan Wasit Usai Sumsel United Takluk 3-1

Pelatih Sumsel United Nilmaizar terlihat gusar saat berada di pinggir garis lapangan kala timnya kalah dari Persiraja. -Foto: MO Sumsel United-

PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID - Pelatih Sumsel United, Nilmaizar buka suara soal momen-momen krusial yang memicu pertanyaannya kepada wasit saat lawan Persiraja Banda Aceh.

Dalam duel yang berjalan intens tersebut, ia merasa sejumlah keputusan justru menghambat ritme menyerang timnya. “Saya hanya ingin keputusan itu tuntas,” ucap Nil singkat, menegaskan dirinya bukan melakukan protes.

BACA JUGA:Sumsel United Menang 3-1 Lawan Persikad, Tegar dengan 10 Pemain dan Naik ke Peringkat Tiga

BACA JUGA:Sumsel United Siap Tempur, Tiga Poin Jadi Harga Mati

Menurut pelatih asal Payakumbuh itu, Sumsel United saat itu sedang berada dalam momentum menyerang, namun wasit justru terlalu cepat menghentikan permainan.

Ia menilai keputusan-keputusan tersebut tidak konsisten. “Setiap kita mau nyerang, selalu free kick. Kapan kita bisa bangun serangan kalau sedikit-sedikit dihentikan,” kata Nilmaizar dengan nada kecewa.

Situasi paling disorot terjadi ketika Diego sedang melakukan kontrol bola dalam posisi unggul. Alih-alih melanjutkan permainan, wasit meniup peluit dan memberi free kick untuk lawan. Bagi Nilmaizar, itu keputusan yang janggal.

Momentum emas Sumsel United pun hilang begitu saja. “Diego itu ditabrak dari belakang, dan anehnya free kick-nya bukan di posisi yang seharusnya,” ujarnya.

Karena jeda-jeda yang tak perlu, Sumsel United beberapa kali kehilangan kesempatan melakukan transisi cepat. Lawan bisa kembali ke posisi dengan mudah, membuat Laskar Juaro kesulitan memecah pertahanan Persiraja.

Nilmaizar menegaskan dirinya hanya ingin kepastian soal penerapan regulasi. “Law of the game harus clear, itu saja yang saya tanya,” katanya.

Selain keputusan wasit yang menghambat, Nilmaizar tetap sportif mengakui gol-gol lawan sebagai sesuatu yang normal. Ia bahkan memberi penilaian objektif terhadap kesalahan timnya sendiri.

“Gol pertama mereka bagus, gol kedua juga. Gol ketiga murni salah kita,” ujarnya singkat.

Pada akhirnya, Sumsel United harus menerima kekalahan 3-1 meski bermain terbuka dan agresif sepanjang laga.

Mereka tampil berani sebagai tim tamu, saling jual beli serangan dengan Persiraja, dan mendominasi sejumlah aspek permainan. Namun keseimbangan strategi itu tak berbuah hasil maksimal.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan