Sumsel United Menang 3-1 Lawan Persikad, Tegar dengan 10 Pemain dan Naik ke Peringkat Tiga
Sumsel United Menang 3-1 Lawan Persikad, Tegar dengan 10 Pemain dan Naik ke Peringkat Tiga-Foto: IST -
PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID – Di bawah rintik hujan yang membasahi Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, semangat Laskar Juaro tak pernah padam. Kamis malam, 13 November 2025, menjadi saksi bagaimana Sumsel United kembali menunjukkan jati dirinya sebagai tim yang tak hanya tangguh secara taktik, tapi juga berkarakter kuat.
Dalam laga sarat emosi itu, pasukan Nilmaizar menaklukkan Persikad Depok dengan skor 3-1 — kemenangan yang terasa manis karena diraih meski harus bermain dengan sepuluh pemain hampir sepanjang babak kedua.
Awal yang Menjanjikan
Sejak peluit pertama berbunyi, Sumsel United tampil penuh percaya diri. Dukungan suporter di tribun menambah energi yang mengalir deras ke lapangan.
BACA JUGA:PLN Lakukan Pemeliharaan Jaringan di Kawasan OPI Jakabaring, Warga Diminta Antisipasi Jumat Ini
BACA JUGA:Honor Pad 10 Resmi Meluncur di Indonesia, Tablet AI Cerdas untuk Produktivitas Tanpa Batas
Tekanan demi tekanan mereka lancarkan, hingga akhirnya Aziz Hutagalung memecah kebuntuan pada menit ke-32 lewat tembakan terarah setelah menerima umpan matang dari Diego Dall’Oca.
Belum puas, giliran Diego membalas budi. Di penghujung babak pertama, pemain asal Brasil itu mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan assist cerdas dari Lee Yu-jun.
Skor 2-0 menutup paruh pertama dengan gemuruh sorak pendukung tuan rumah.
BACA JUGA:Honda Brio 2025: Masih Jadi Idola, Harga Mulai Rp170 Jutaan dan Fitur Lengkap di Kelasnya
BACA JUGA:Usai Tanding, Salaman dan Foto Bersama: Sportivitas Warnai SBL Gubernur Sumsel Cup 2025
Cobaan di Babak Kedua
Namun, roda permainan berputar cepat. Baru tujuh menit babak kedua berjalan, Rahmat Hidayat diganjar kartu merah karena pelanggaran keras di lini tengah. Situasi itu memaksa Sumsel United bermain dengan 10 pemain — ujian mental yang nyata bagi para pemain.
“Itu momen sulit, tapi saya bilang ke anak-anak: jangan kehilangan fokus. Kemenangan selalu dimulai dari kepala yang tenang,” tutur Pelatih Nilmaizar usai pertandingan.
Keunggulan jumlah pemain membuat Persikad lebih berani menyerang. Hasilnya, Fikri Ardiansyah memperkecil ketertinggalan di menit ke-55 setelah memanfaatkan umpan matang dari Calestine. Tekanan berulang sempat membuat lini belakang Sumsel United goyah.
Rotasi Cerdas dan Semangat Tak Kenal Menyerah
Mengetahui ritme tim mulai menurun, Nilmaizar melakukan langkah berani. Empat pemain dimasukkan: Tomi Darmawan, Ikhsan Kurniawan, Syahril Afrizal, dan Irwanto Bajo. Perubahan ini memberi napas baru bagi permainan.
