Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Tagih Pelunasan Hotel Hampir Rp1 Miliar

Majestic Hotel, FOTO: IST--

PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID - Jelang menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2025/2026, Sriwijaya FC kembali dihadapkan dengan masalah finansial yang seakan tidak kunjung usai menerpa klub berjuluk Laskar Wong Kito ini.

SFC ternyata masih memiliki tunggakan utang hampir Rp1 miliar kepada Hotel Majestic Palembang, yang hingga kini belum dilunasi.

BACA JUGA:Sriwijaya FC Akhirnya Tanding Lawan Nusantara FC, Benarkah Ancaman Boikot Berakhir?

BACA JUGA:Bank Sumsel Babel Suntik Semangat Sriwijaya FC dengan Bonus Rp20 Juta per Kemenangan Playoff Liga 2

Manajer Hotel Majestic Palembang, Suyanto, mengungkapkan bahwa Sriwijaya FC masih berutang sekitar Rp958 juta, yang berasal dari biaya sewa kamar dan katering selama mengarungi kompetisi Liga 2 musim 2024.

“Ya, sisa utang yang belum dibayar oleh manajemen Sriwijaya FC sekitar Rp958 juta,” kata Suyanto kepada awak media.

Lebih lanjut, Suyanto menjelaskan bahwa pihaknya sebenarnya tidak berniat untuk mempersulit Sriwijaya FC, bahkan manajemen hotel telah memberikan kelonggaran pembayaran sejak musim lalu.

“Kami niatnya membantu Sriwijaya FC. Karena kami ada yang kenal dengan manajemennya, dan setiap musim juga begitu. Kami yakin pasti akan dilunasi,” ujar Suyanto.

Tanpa bantuan Hotel Majestic Palembang, kondisi Sriwijaya FC mungkin lebih parah, bahkan mungkin bubar lebih cepat karena krisis finansial yang sudah terjadi sejak musim lalu.

“Bayangkan saja, para pemain tiba-tiba masuk hotel, menginap, makan, tapi tidak langsung bayar, tidak ada down payment (DP). Manajemen SFC hanya berjanji-janji segera membayarkan, tapi hingga kompetisi Liga 2 usai belum juga dilunasi,” tambahnya.

Tunggakan ini menambah daftar krisis finansial yang melanda Sriwijaya FC, yang dalam beberapa musim terakhir kesulitan dalam pembayaran gaji pemain, staf, serta operasional klub.

Terkait masih adanya tunggakan di Majestic Hotel, CEO PT Digi Sport Asia, Anggoro Prajesta, membenarkan masih adanya tunggakan tersebut.

"Betul, itu sebagian besar tunggakan dari musim musim sebelumnya. Sekitar 75 persen lagi," jelas Anggoro. 

BACA JUGA:Makin Sulit Menjauhi Zona Degradasi, Sriwijaya FC Dilibas Persikota 4-2

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan