Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Nasib Maresca di Ujung Tanduk di Chelsea

Enzo Maresca-FOTO : IST-

LONDON, SUMATERAEKSPRES.ID - Stamford Bridge kembali bergemuruh, tapi kali ini bukan oleh gol. Enzo Maresca berada di ujung jalan, dengan suasana ruang ganti Chelsea yang memanas akibat konflik serius antara sang manajer dan jajaran petinggi klub.

Hasil imbang 2-2 melawan Bournemouth menjadi pemantik. Maresca absen dari konferensi pers, yang awalnya disebut karena sakit.

BACA JUGA:Chelsea Tertekan, Everton Datang dengan Momentum Panas

BACA JUGA:Chelsea Dipermalukan Leeds United 3-1 di Elland Road

Namun di balik layar, itu adalah keputusan sadar, sebuah isyarat bahwa badai besar sedang menggelayut di atas kepala The Blues.

Pelatih asal Italia itu disebut sedang menimbang masa depannya. Ia belum mengetuk palu keputusan, tapi pintu keluar Stamford Bridge tak lagi tertutup rapat. Maresca merasa kendalinya di pinggir lapangan semakin tereduksi.

Datang dengan kontrak lima tahun pada Juni 2024, Maresca sejatinya menaruh respek besar pada klub dan suporternya.

Ia paham standar tinggi Chelsea, klub dengan memori kejayaan dua dekade terakhir.

Masalahnya bukan tekanan fans, melainkan tekanan dari atas. Sumber internal menyebut tuntutan board membuat Maresca merasa "tidak diberi ruang untuk bekerja sesuai visinya", sesuatu yang diyakini sulit diterima pelatih top mana pun.

Padahal musim lalu ia memberi bukti. Dua trofi, Conference League dan Piala Dunia Antarklub, serta tiket Liga Champions.

Modal kuat itu diharapkan menjadi fondasi, namun justru retak oleh hubungan yang kian memburuk.

Chelsea pun seperti mengulang siklus lama. Sejak era Todd Boehly dan Clearlake, nama-nama besar datang dan pergi cepat.

Maresca kini terancam menyusul Tuchel, Lampard, Potter, dan Pochettino.Keretakan itu sempat ia ungkapkan secara emosional.

"Ini 48 jam terburuk sejak saya bergabung, karena orang-orang tidak mendukung saya dan tim," kata Maresca, Kamis (1/1).

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan