Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Nilai Pemain Top Eropa Anjlok, Foden Paling Parah

Vinicius Jr & Phil Foden-FOTO: IST-

LONDON, SUMATERAEKSPRES.ID -Bursa nilai pemain Eropa sepanjang 2025 bergejolak hebat. Dalam hitungan bulan, miliaran rupiah nilai pasar pesepakbola elite terpangkas, memicu kejutan besar di Premier League hingga LaLiga.

Data Transfermarkt menempatkan satu nama besar sebagai simbol penurunan paling drastis, yakni Phil Foden. Gelandang serang Manchester City itu disebut kehilangan hampir setengah nilai pasarnya sepanjang 2025.

BACA JUGA:Manchester United Catat Start Terburuk Sejak Era Premier League, Hanya Raih 12 Poin di 10 Laga

BACA JUGA:Premier League Makin Sulit Ditebak Usai Manchester City Gagal Menundukkan Chelsea

Padahal, Foden perlahan bangkit dan kembali menemukan sentuhan terbaiknya. Namun fluktuasi performa tim serta statistik individu musim lalu membuat harga pasarnya terjun bebas hingga setara ratusan miliar rupiah.

Pemain jebolan akademi City tersebut sebelumnya hanya mencetak 13 gol dari 49 penampilan di semua ajang.

Situasi itu berbanding terbalik dengan musim ini, saat Foden mulai kembali tajam dan produktif.

“Saya merasa semakin percaya diri dan ingin terus membantu tim,” ujar Foden, dikutip dari Daily Mail, Selasa (30/12).

Kendati performanya membaik dan kembali masuk radar tim nasional Inggris, nilai pasar Foden tetap tergerus paling dalam di Eropa.

Penurunan ini tercatat sebagai yang terbesar di lima liga top, melampaui sejumlah pemain bintang lain yang juga mengalami nasib serupa.

Di bawah Foden, rekan setimnya Rodri juga mencatat penurunan signifikan. Cedera panjang yang dialami gelandang asal Spanyol itu membuat kontribusinya menurun drastis.

Pelatih Pep Guardiola bahkan masih sangat berhati-hati memainkan Rodri, yang musim ini lebih sering berkutat dengan proses pemulihan fisik.

Tak hanya Manchester City, Arsenal pun ikut terdampak. Kapten tim Martin Odegaard mengalami penurunan nilai setelah musimnya terganggu cedera.

Situasi ini membuat stabilitas lini tengah Arsenal sedikit goyah, meski sang pemain tetap dianggap sebagai kunci permainan.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan