Ada 121 dengan Luas 16 Hektar Dibutuhkan Trase Akses Tol Mataram.
Tim gabungan Pemkab OKI melakukan pendataan 121 persil tanah seluas 16 hektare di Kecamatan Mesuji Raya sebagai langkah awal pembangunan akses Tol Mataram Jaya yang membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Foto:Nisa/Sumateraekspres.id--
Hasil pendataan tersebut akan menjadi dasar pelaksanaan konsultasi publik, yakni forum resmi bagi masyarakat terdampak untuk memberikan masukan dan tanggapan terhadap rencana pembangunan akses tol.
“Setelah konsultasi publik dilakukan dan tidak ada keberatan berarti, maka akan diterbitkan Penetapan Lokasi (Penlok) sebagai dasar hukum bagi pelaksanaan pengadaan tanah tahap berikutnya,” tambahnya.
Dari sisi masyarakat, dukungan terhadap proyek ini datang dari berbagai pihak. Salah satunya disampaikan I Wayan Eko, warga Desa Mataram Jaya, yang lahannya termasuk dalam area terdampak.
BACA JUGA:Wamentan RI Tinjau Langsung Pendistribusian MBG di SDN 238 Palembang, Ini Pesannya
BACA JUGA:Kawasan Pasar 16 Ilir Sudah Ditendanisasi, Pedagang Senang dan Merasa Lebih Nyaman
“Kami mendukung penuh pembangunan akses tol ini, karena manfaatnya sangat besar bagi masyarakat. Akses yang lebih cepat akan membuka peluang ekonomi baru dan meningkatkan mobilitas warga,” ujarnya.
Sebelumnya, Bupati OKI, H. Muchendi Mahzareki, menegaskan bahwa Akses Tol Mataram Jaya memiliki nilai strategis tinggi dalam memperkuat konektivitas wilayah lintas timur Kabupaten OKI.
Menurutnya, keberadaan akses tersebut tidak hanya mempermudah transportasi, tetapi juga menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi daerah.
BACA JUGA: Kanwil Bea Cukai Sumbagtim Musnahkan Barang Sitaan BMN Senilai Rp19,32 Miliar, Ini Dia Penampakannya
BACA JUGA:Lagi, Pemkot Palembang-Baznas Palembang Resmikan Rumah Layak Huni melalui Program Palembang Peduli
“Pembangunan akses tol ini akan membuka jalur distribusi hasil pertanian dan perkebunan, memperlancar arus barang, serta menarik minat investasi baru ke wilayah OKI,” pungkas Muchendi.
