Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Pererat Sinergi Dinkes-Sumatera Ekspres, Bersama Sukseskan Sumsel Health Tourism 2026

CENDERAMATA: Pimred Sumatera Ekspres bersama Direktur Sumeks EO dan tim berikan cenderamata kepada Kepala Dinkes Sumsel pada kunjungan silaturahmi, kemarin (9/1).-FOTO: EVAN/SUMEKS-

PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID – Mengawali 2026, tim Sumatera Ekspres berkunjung ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumsel. Kunjungan tersebut dalam rangka mempererat silaturahmi dan sinergi yang sudah terjalin dengan baik selama ini.

Kepala Dinkes Sumsel dr H Trisnawarman menyambut baik kunjungan tim Sumatera Ekspres. “Selama ini sinergi sudah terjalin baik, terutama untuk publikasi berbagai program dan kinerja kami kepada masyarakat melalui Sumatera Ekspres. Untuk itu kami sangat berterima kasih,” ujarnya didampingi Kasi Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat, H Imam Subroto SKM MKes, kemarin (9/1).

Dijelaskan dr H Trisnawarman MKes SpKKLP Subsp FOMC AIFO-K, untuk tahun ini salah satu fokus pihaknya yakni menjalankan program Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel, yakni mewujudkan Sumsel Health Tourism 2026. “Kita akan mulai dari RSUD Siti Fatimah Az-Zahra Provinsi Sumsel yang sudah berstatus RS Tipe A,” jelasnya.

Saat ini, RS Siti Fatimah sedang menunggu terbitnya sertifikat health tourism dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. “Sudah divisitasi dan dinilai, 95 persen oke. Tinggal melengkapi jadi 100 persen. InsyaAllah sertifikat itu bisa segera didapatkan,” beber dr Trisnawarman.

BACA JUGA:Dinas Kesehatan Kota Bekasi Buka Lowongan Staf Teknis TBC-HIV 2025, Cek Kualifikasi dan Cara Melamar

BACA JUGA:Isu Pemecatan Tenaga Kesehatan Sukarela di Muratara Memanas, Dinas Kesehatan Berikan Klarifikasi

Tinggal lagi, agar Sumsel Health Tourism bisa berjalan, maka RS Siti Fatimah harus bekerja sama dengan berbagai pihak. Mulai dari tour and travel, asosiasi pelaku pariwisata, pemandu wisata, media, hingga pelaku UMKM. “Semua itu diperlukan agar bisa menunjang pelaksanaan health tourism-nya,” ungkapnya.

Adapun untuk target terwujudnya Sumsel Health Tourism ini tentu bertahap, mulai 2026 hingga 2030. “Harapannya, di 2030 ini bisa terwujud. Setelah RS Siti Fatimah, kami dari Dinkes Sumsel mendorong rumah sakit lain di Sumsel untuk mengurus sertifikat health tourism. Mereka bisa belajar dari RS Siti Fatimah,” ucapnya.

Selain itu, semua rumah sakit juga harus bersinergi dengan media kredibel dalam upaya mempromosikan keunggulan-keunggulan layanan medis yang ada. Dengan begitu, bisa menarik pasien untuk datang berobat. “Nantinya, dalam proses menunggu, pasien dan keluarganya akan diajak untuk berkeliling, berwisata, dan berkunjung ke berbagai destinasi. Inilah konsep health tourism,” tandas dr Trisnawarman.

Ia berharap Sumatera Ekspres bisa mengambil peran aktif dalam upaya mewujudkan Sumsel Health Tourism ini. “Kami minta dukungan penuh dari Sumatera Ekspres dalam hal ini,” pungkasnya.

Pemimpin Redaksi Sumatera Ekspres, Martha Hendratmo, didampingi Direktur Sumeks EO Arie Abadi dan tim, Ahmad Hidayat dan Arianto, mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinkes Sumsel dan jajaran.

BACA JUGA:Upaya Perdamaian Dinas Kesehatan Lahat dalam Kasus Malpraktik Sunat Massal

BACA JUGA:Inovasi Mortality Data System (MDS) Dinas Kesehatan Memberikan Kemudahkan dalam Menganalisa Data Kematian

Menurutnya, selama ini Dinkes Sumsel sudah banyak mendukung berbagai kegiatan dan event kesehatan yang digelar koran hybrid terbesar di Sumbagsel ini, termasuk publikasi. “Kami berharap sinergi dan kerja sama yang baik selama ini bisa terus berlanjut dan ditingkatkan. Sumatera Ekspres berkomitmen membantu Dinkes Sumsel dalam memajukan dunia kesehatan, terutama Sumsel Health Tourism,” tegasnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan