800 Perempuan OKI Terindikasi Kanker Serviks, RSUD Luncurkan e-Parking
LUNCURKAN: RSUD Kayuagung meluncurkan e-parking untuk pengelolaan yang lebih baik.-FOTO: NISA/SUMEKS-
KAYUAGUNG, SUMATERAEKSPRES.ID - Di OKI terindikasi 800 orang perempuan yang mengalami gejala kanker serviks.
Untuk mengatasi agar kasus ini tidak meningkat RSUD Kayuagung melakukan inovasi layanan rujukan lesi pra kanker serviks.
BACA JUGA:PKK Muba Dukung Skrining Kanker Serviks Berbasis AI di RSUD Sekayu
BACA JUGA:Program SELANGKAH: Gerakan Nyata Lawan Kanker Payudara Lewat Mamografi & USG
Kepala Dinas Kesehatan OKI, H Iwan Setiawan mengungkapkan, selama ini pelayanan untuk deteksi kanker serviks sejak dini sudah bisa dilakukan di puskesmas melalui kegiatan preventif melalui IVA test.
Di seluruh desa yang ada di OKI sesuai dengan instruksi Ketua PKK OKI Hj Ike Meilina untuk digiatkan deteksi dini kanker serviks.
"Jadi setiap kegiatan PKK selalu ada kegiatan deteksi dini IVA test," terangnya di sela launching e-parking RSUD Kayuagung, kemarin (24/10).
Selama ini jika ditemukan gejala kanker serviks masyarakat masih kebingungan tindak lanjutnya ke mana belum ada. Satu-satunya rumah sakit yang dituju adalah RSUD, namun harus dilengkapi dengan suatu alat lesi tes.
Bersyukur Bupati OKI H Muchendi komitmen melakukan upaya penanggulangan kanker serviks. Karena kanker serviks ini tertinggi menyebabkan kematian pada perempuan.
Sementara itu, Sekda OKI, Ir H Asmar Wijaya menyebut RSUD Kayuagung menerima rujukan dengan dibuka layanan masyarakat yang kurang diperhatikan bisa mendapatkan perhatian.
"Kalau deteksi dini di puskesmas dan pustu itu gratis kalau pemeriksaan di lesi pra kanker serviks ini bisa menggunakan BPJS," tegasnya.
Pada kegiatan launching e-parking RSUD Kayuagung Sekda OKI, Ir H Asmar Wijaya mengungkapkan, karena selama ini pengelolaan dan besaran retribusinya tidak jelas termasuk keamanannya.
"Banyak pungli juga makanya kita berlakukan e-parking," terangnya.
Jadi dengan diberlakukan e-parking pelayanan di RSUD Kayuagung akan lebih baik. Begitu pun dengan pengelolaan hasil dari e-parking untuk dikelola RSUD.
