Program SELANGKAH: Gerakan Nyata Lawan Kanker Payudara Lewat Mamografi & USG
Kanker payudara masih menjadi momok bagi perempuan di seluruh dunia, termasuk Indonesia.-Foto: IST -
SUMATERAEKSPRES.ID - Kanker payudara masih menjadi momok bagi perempuan di seluruh dunia, termasuk Indonesia.
Penyakit ini menempati posisi salah satu jenis kanker paling sering menyerang perempuan, dan kerap terdeteksi pada tahap yang sudah lanjut.
Padahal, semakin dini kanker payudara ditemukan, semakin besar pula peluang sembuh dan kualitas hidup pasien terjaga.
Berangkat dari kesadaran tersebut, Program SELANGKAH (Semangat Lawan Kanker) lahir sebagai gerakan nyata.
BACA JUGA:Prakiraan Cuaca Sumsel Sabtu 20 September 2025: Hujan Ringan Menjadi Latar Hari
BACA JUGA:Kejari Banyuasin Siap Telusuri Dugaan Penyimpangan Dana Pokir untuk Umroh
Program ini diinisiasi Siloam Hospitals bekerja sama dengan KOWANI (Kongres Wanita Indonesia) untuk mengajak perempuan Indonesia lebih peduli pada kesehatan payudaranya melalui deteksi dini dengan skrining mamografi dan USG payudara.
Mengapa Mamografi dan USG Payudara Penting?
Deteksi dini kanker payudara tidak bisa hanya mengandalkan pemeriksaan mandiri. Dua metode yang terbukti efektif adalah mamografi dan USG payudara.
-
Mamografi: pemeriksaan rontgen khusus payudara yang mampu menangkap perubahan kecil, bahkan sebelum terasa adanya benjolan.
-
USG payudara: menggunakan gelombang suara untuk menampilkan jaringan payudara. Metode ini sering digunakan sebagai pelengkap mamografi, terutama pada payudara dengan jaringan padat.
Dengan kombinasi kedua metode ini, dokter dapat mendeteksi kelainan sejak awal, sehingga pengobatan bisa dilakukan lebih cepat.
Hasilnya, peluang sembuh meningkat, dan tindakan medis besar seperti operasi atau kemoterapi bisa dihindari.
BACA JUGA:Pura-pura Rental, Renza Bawa Kabur Tiga Mobil, Akhir Pelarian Berbulan-bulan Berakhir di Prabumulih
BACA JUGA:Ford Escape Hybrid 2025: SUV Ramah Lingkungan dengan Sentuhan Mewah dan Teknologi Mutakhir
