Polwan Polres Prabumulih Gelar Pangan Murah dan Layanan Kesehatan Gratis
Polwan Polres Prabumulih hadir untuk masyarakat! Gerakan Pangan Murah & Bhakti Kesehatan Gratis sukses digelar di PTM Prabumulih. Beli sembako murah, cek kesehatan gratis, hingga edukasi hidup sehat! Foto:Dian/Sumateraekspres.id--
PRABUMULIH, SUMATERAEKSPRES.ID – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Polisi Wanita (Polwan) ke-77, jajaran Polwan Polres Prabumulih menggelar kegiatan sosial bertajuk Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Bhakti Kesehatan Gratis.
Kegiatan berlangsung di kawasan Pasar Tradisional Modern (PTM) Prabumulih pada Selasa (2/9), dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat.
Acara ini dihadiri Wakapolres Prabumulih Kompol Chindi Helyadi, SIK, MH, Kasat Binmas AKP Sardinata, Pakor Polwan, jajaran Polwan Polres Prabumulih, serta Ketua Bhayangkari Cabang Prabumulih, Wina Bobby Kusumawardhana.
BACA JUGA:Kerahkan 196 Petugas Atasi Kemacetan
BACA JUGA:Pemkab Muba Tolak Segala Beentuk Anarkisme
Wujud Kepedulian Polwan
Dalam sambutannya, Kompol Chindi Helyadi menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kontribusi kepolisian, khususnya Polwan, dalam menjaga kestabilan harga bahan pokok sekaligus mendukung kesehatan masyarakat.
Hal ini sejalan dengan program nasional pemerintah melalui Asta Cita Presiden RI.
“Melalui Gerakan Pangan Murah, masyarakat bisa mendapatkan sembako dengan harga lebih terjangkau. Tujuannya menjaga daya beli sekaligus menekan inflasi,” ujar Chindi.
Di lokasi kegiatan, masyarakat dapat membeli kebutuhan pokok seperti beras dan minyak goreng dengan harga di bawah pasaran.
BACA JUGA:DPMDes Lahat Libatkan Publik dalam Penyusunan Raperda
BACA JUGA:Warga Sukadana Amankan Dua Remaja Diduga Hendak Tawuran, Bawa Sajam
Tidak hanya itu, Polwan juga menyediakan layanan kesehatan gratis, mulai dari pemeriksaan tekanan darah, cek kesehatan umum, hingga pemberian vitamin.
Dorongan Hidup Sehat
Wakapolres menambahkan, layanan kesehatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.
“Pemeriksaan sederhana ini membantu masyarakat mengetahui kondisi tubuhnya. Langkah pencegahan bisa dilakukan lebih cepat sebelum penyakit berkembang,” jelas Chindi.
