Pasca Sweeping dan Blokade Jalan, Muratara Kembali Kondusif,
Situasi Kembali Kondusif di Muratara, Usai aksi sweeping dan pemblokiran jalan oleh Aliansi Masyarakat Peduli Sungai Rawas, aparat berhasil memulihkan keadaan. Foto:Leo/Sumateraekspres.id--
BACA JUGA:13 Jurusan Kuliah Ini Berpotensi Lulus Lebih dari 4 Tahun, Siapkan Mental dan Dana Ekstra
Sekira pukul 16.30 WIB Sat brimob petanang tiba di Desa Jangkat untuk mencegah bentrok antar Desa (Masyarakat Surulangun dan Masyarakat Desa Pulau Kidak).
"Pukul 16.40 WIB Wakapolres Muratara, Kasat Intel, Kasat Reskrim, Kapolsek Rawas Ulu, perwakilan Masyarakat Surulangun serta Sat Brimob Petanang bersama-sama menuju Desa Pulau Kidak untuk menjemput Masyarakat Surulangun yang diamankan di Desa Pulau Kidak dan sudah back up oleh Sat Reskrim Polres Muratara," ceritanya.
BACA JUGA:BTN Syariah dan Gerakan Ekonomi Halal Satu Langkah Menuju Kemandirian Finansial
Setidaknya ada 15 orang warga yang akan dilakukan penjemputan, guna mencegah adanya bentrok antar warga Surulangun dengan warga Desa Pulau Kidak, Polres Muratara yang di backup oleh Sat Brimob Petanang melakukan pengawalan dan pengamanan terhadap warga Desa Surulangun untuk dikembalikan mengingat di Kelurahan Surulangun sudah berkumpul ratusan massa serta sudah dilakukan pemblokiran jalan dengan menimbun pasir koral di Desa Sukomoro.
"Sekira pukul 17.30 WIB, 15 orang masyarakat yang telah diamankan dibawa menggunakan konvoi mobil brimob dan jajaran Polres Muratara menuju Kelurahan Surulangun Kecamatan Rawas Ulu," ucapnya.
BACA JUGA:Kejati Sumsel Usut Dugaan Korupsi Rp1,3 Triliun, Geledah 4 Lokasi Terkait Kredit Bank BUMN
BACA JUGA:GAK PAKAI RIBET! Link DANA Kaget 12 Juli 2025 Langsung Cair, Cuma Buat yang Gercep
Namun dalam perjalanan, rangkaian konvoi terhenti sekira pukul 18.45 WIB dikarenakan blokade pertama (dengan menggunakan ban bekas yang dibakar) oleh masyarakat bertempat diperbatasan Desa Sukomoro dan Desa Sungai Baung.
"Situasi masih bisa dikendalikan. Setelah dilakukan koordinasi, blokade jalan oleh masyarakat berhasil dibuka kemudian rangkaian konvoi jajaran Polres Muratara melanjutkan perjalanan menuju ke Kelurahan Surulangun," tegasnya.
Pukul 18.50 WIB rangkaian konvoi kembali terhenti akibat blokade kedua (menggunakan pasir dan batu koral) oleh masyarakat.
BACA JUGA:Sinergi Bersama Media, Astra Motor Journalist Competition 2025 di Sumsel Resmi Dimulai
