Pasca Sweeping dan Blokade Jalan, Muratara Kembali Kondusif,
Situasi Kembali Kondusif di Muratara, Usai aksi sweeping dan pemblokiran jalan oleh Aliansi Masyarakat Peduli Sungai Rawas, aparat berhasil memulihkan keadaan. Foto:Leo/Sumateraekspres.id--
MURATARA, SUMATERAEKSPRES.ID - Aktivitas warga di Kecamatan Rawas Ulu dan Ulu Rawas Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) pasca aksi sweping dan blokade jalan yang dilakukan oleh Aliansi Masyarakat Peduli Sungai Rawas pada Jumat (11/7) kembali berjalan normal.
Aksi yang berujung dengan blokade jalan poros kecamatan tersebut diduga sebagai bentuk kekecewaan warga terhadap aktivitas Penambang Emas Tanpa Izin (Peti) yang kerap beroperasi di wilayah tersebut hingga menyebabkan air Sungai Rawas keruh.
Akibat dari aksi blokade jalan poros itu, diinformasikan beberapa mobil dari Kota Lubuklinggau dan Sorolangun Singkut yang hendak menuju ke Kecamatan Ulu Rawas masih tertahan di Surulangun Rawas dan belum bisa melintasi jalur tersebut.
BACA JUGA:Stadion Kota Prabumulih Talang Jimar Resmi Diluncurkan, Siap Jadi Simbol Baru Olahraga dan Ekonomi
Salah seorang driver Angkutan Desa, Basni mengaku dirinya bersama driver lain terpakasa harus menunggu di Polsek Rawas Ulu dampak dari blokade jalan tersebut.
"Rencananya mau pulang, tadinya dari Kota Lubukkinggau dengan adanya blokade jalan maka pihaknya terpaksa menunggu di Polsek Rawas Ulu.
Belum ada info lanjuta apakah sudah bisa melintas atau belum," jelasnya.
Menurut dia, ada 10 mobil yang ingin menuju ke Kecamatan Ulu Rawas, namun karena aksi itu membuat seluruh pengguna jalan harus bersabar dan menunggu info apakah sudah bisa melintas ataukan belum.
BACA JUGA:Rapelan Pensiun PNS dan Pensiunan: Kapan Cair dan Mengapa Agustus Jadi Bulan Penentu?
BACA JUGA:Ribuan Peserta Padati Bhayangkara Muba Run 2025, Bupati H M Toha Resmi Melepas Start
"Hingga sekarang pukul 17.54 WIB kita masih menunggu, karena memang tidak bisa melintas, kalau motor kemungkinan bisa," ucapnya.
Menyikapi kondisi itu, personel gabungan Polres Muratara telah diterjunkan ke lokasi untuk menenangkan situasi dan kondisi dilapangan.
Bahkan personel Brimob Petanang ikut membackup pengamanan di lokasi.
